
Ilustrasi buah kelapa.(Dok/rumahmesin.com)PRIORITAS, 13/1/26 (Jakarta): Saat ini belum ada rencana penghentian ekspor kelapa. Demikian disampaikan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono. Ia menilai saat ini harga kelapa masih bagus.

Dikatakan Sudaryono, tren harga kelapa yang bagus ini bukan hanya terjadi saat ini. Namun, juga pada saat Lebaran tahun lalu.
“Kan kelapa bagus harganya kan, ini saya ngomong bukan mahal harga ya, tapi kelapa bagus harganya kan. Bagus bukan (hanya) sekarang, lebaran yang lalu juga harganya bagus,” kata Sudaryono di Jakarta, Senin (12/1/25) sebagaimana dikutip dari detik.com.
Adanya tren harga yang bagus ini, Sudaryono menilai petani kelapa akan diuntungkan. Terlebih, tanaman kelapa sebagian besar ditanam oleh masyarakat.

“Jadi sebagian besar, hampir semua orang yang menanam kelapa itu kan rakyat. Jadi ya biarkan lah rakyat juga menikmati, iya kan menikmati hasil panen kelapanya dengan harga yang bagus,” katanya.
Sudaryono menyebut belum ada penyetopan ekspor kelapa sejauh ini. “Sementara belum ada,” tambahnya.
Sempat diusulkan miratorium ekspoo
Rencana moratorium ekspor kelapa bulat sempat diusulkan oleh Kementerian Perindustrian karena harga kelapa melonjak. Penerapan moratorium ekspor kelapa bulat selama enam bulan, guna menstabilkan pasokan domestik. Hal ini dinilai perlu untuk menerapkan kebijakan tata kelola kelapa, mengingat kelangkaan bahan baku telah berdampak pada keberlangsungan aktivitas industri dan pengurangan tenaga kerja.
“Pada rapat-rapat koordinasi bersama kementerian/lembaga, kami mengusulkan penerapan moratorium ekspor kelapa bulat sebagai solusi jangka pendek (3-6 bulan) guna menstabilkan pasokan domestik,” ujar Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika.
Haja saja Kementerian Perdagangan (Kemendag) berencana menerapkan kebijakan pungutan ekspor (PE) kelapa. Menteri Perdagangan Budi Santoso pernah mengatakan PE untuk mengatur ekspor kelapa bulat akan ditetapkan pekan yang sama saat itu. Rapat pembahasan penerbitan PE ini dipastikan akan dilaksanakan. (P-*r/am)

