Foto ilustrasi ladang minyak. (Dok/iStock)PRIORITAS, 19/8/26 (Jakarta): Venezuela meneken kontrak dengan perusahaan minyak AS Hunt Oil untuk meningkatkan produksi hidrokarbon di Lapangan Carito. Venezuela juga mencapai kesepakatan kerangka kerja dengan perusahaan jasa ladang minyak AS SLB untuk menjalankan eksplorasi lapangan terpadu, kata Menteri Hidrokarbon Venezuela Paula Henao.
“Kami baru saja menandatangani kontrak untuk mengembangkan dan meningkatkan produksi di Lapangan Carito. Kontrak ini mencakup partisipasi dalam produksi hidrokarbon. Kami juga menandatangani kesepakatan kerangka kerja dengan SLB untuk mengembangkan dan menyediakan layanan eksplorasi lapangan terpadu,” kata Henao kepada stasiun televisi VTV.
Henao mengatakan Hunt Oil merupakan perusahaan bereputasi baik. Menurutnya, kontrak tersebut bertujuan memulihkan produksi di Lapangan Carito. Kedua pihak sebelumnya menandatangani nota kesepahaman pada April untuk rencana investasi di sektor minyak dan gas.
Venezuela meneken kontrak tersebut di Houston dalam konferensi IMAGE 2026. Acara itu mempertemukan para ahli geologi, geofisika, dan perusahaan energi.
Dalam konferensi tersebut, delegasi Venezuela memaparkan peluang investasi di sektor minyak dan gas. Mereka juga memperkenalkan regulasi baru setelah pemerintah melakukan reformasi terbatas terhadap aturan hidrokarbon.
Kuasa Usaha Venezuela untuk Amerika Serikat Johann Alvarez turut dalam delegasi tersebut. Ia mengatakan delegasi Venezuela juga bertemu dengan perwakilan Departemen Energi AS untuk membahas agenda bersama.
Henao mengatakan delegasi Venezuela akan melanjutkan agenda di Houston pada 19 Agustus. Mereka juga akan mempromosikan konferensi internasional Energy Week yang akan berlangsung di Venezuela pada Februari 2027.
Konferensi tersebut akan mempertemukan perusahaan internasional dari berbagai sektor industri energi. Peserta mencakup penyedia jasa ladang minyak, perusahaan pengeboran, produsen, hingga perusahaan perdagangan minyak. (P-Zamir)