
Pengelola desa wisata mengedukasi anak-anak tentang pengelolaan sampah di Desa Wisata Unsongi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. (‘Courtesy’ Antara/HO-Humas PT Vale Indonesia)PRIORITAS, 11/08/26 (Morowali): Langkah besar baru saja terjadi di Kabupaten Morowali. Pemerintah Daerah Morowali kini menggandeng raksasa tambang PT Vale Indonesia Tbk. Kedua pihak siap mengubah Desa Unsongi menjadi destinasi wisata berkelas.

Program menarik ini mengusung konsep pariwisata berbasis komunitas. Pendekatan ini menempatkan warga lokal sebagai pelaku utama. Oleh karena itu, warga tidak sekadar menjadi penonton semata.
Sebaliknya, masyarakat lokal akan memegang kendali penuh atas destinasi tersebut. Mereka mengelola, mengembangkan, serta merawat kawasan wisata secara berkelanjutan.
“Masyarakat menjadi aktor utama pengelolaan,” kata Salwa, di Kabupaten Morowali, Selasa. Ia menjabat Community Development Officer Indonesia Growth Project Morowal.

Selain itu, tim proyek sudah menyiapkan berbagai langkah strategis. Mereka melakukan penataan destinasi secara menyeluruh dan terpadu. Selanjutnya, mereka juga meningkatkan kapasitas para pengelola lokal.
Warga akan mengikuti pelatihan pemandu wisata secara intensif. Tak hanya itu, warga pun belajar manajemen homestay profesional.
Di sisi lain, program ini memperkuat promosi produk UMKM lokal. Kain tenun khas dan kuliner lezat siap memanjakan para pengunjung. Langkah ini tentu memberikan pengalaman wisata yang sangat berkesan.
Hasilnya, ekonomi warga setempat dapat melonjak secara signifikan. Bahkan, program ini terus menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.
Melansir Antara News, menariknya, pengelola juga mendirikan booth edukasi pengelolaan sampah. Fasilitas ini menyasar masyarakat, pelajar, hingga para wisatawan.
Langkah antisipasi ini sangat krusial bagi lingkungan desa. Sebab, kunjungan wisatawan berpotensi menambah volume sampah harian. Maka dari itu, pengelola menjaga kebersihan lingkungan sejak awal.
Mengapa tim memilih Desa Unsongi? Desa di Kecamatan Bungku Timur ini memiliki pesona alam luar biasa. Lanskap alamnya masih sangat asri dan menakjubkan.
Selain itu, tradisi tenun lokal masih terus lestari hingga kini. Warga setempat pun menjaga kearifan budaya dengan sangat baik. Oleh sebab itu, desa ini menyimpan daya tarik wisata yang tinggi.
Peluncuran desa wisata ini menandai era baru di Morowali. Acara ini mencerminkan komitmen kuat menuju pembangunan yang inklusif.
Dalam kolaborasi ini, pemerintah daerah memberikan dukungan kebijakan yang kuat. Sementara itu, pemerintah desa menjadi motor penggerak utama di lapangan. PT Vale sendiri menghadirkan program pemberdayaan dan pendampingan berkelanjutan.
“Kolaborasi menjadi kunci utama menciptakan destinasi wisata berdaya saing,” tegas Salwa. Dengan demikian, proyek ini mampu memberikan manfaat ekonomi jangka panjang. (P-sm)

