
Dua orang wisatawan mancanegara saat berwisata di Pulau Lampu, Kecamatan Ponelo Kepulauan, Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo. (‘Courtesy’ Antara/Susanti Sako)PRIORITAS, 9/8/26 (Gorontalo Utara): Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara mengingatkan wisatawan agar tidak mengabaikan keselamatan saat menikmati destinasi wisata bahari. Peringatan itu muncul setelah seorang wisatawan domestik meninggal dunia akibat tenggelam di Pulau Bugisa pada pekan sebelumnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gorontalo Utara, Robin Daud, menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut. Ia meminta wisatawan domestik dan mancanegara mematuhi aturan keselamatan saat berwisata. Terutama saat mengunjungi pantai dan pulau yang berhadapan langsung dengan laut lepas.

Melansir Antara News, Gorontalo Utara memiliki banyak destinasi wisata yang berada di kawasan perairan terbuka. Sejumlah destinasi tersebut antara lain Pulau Mohinggito, Saronde, Bugisa, Bohu, Huha, dan sejumlah pulau lainnya.
Kondisi tersebut membuat wisatawan perlu lebih waspada terhadap perubahan cuaca dan kondisi laut. Karena itu Robin meminta wisatawan merencanakan perjalanan dengan matang. Karena itu ia mengimbau wisatawan perlu mengecek informasi cuaca sebelum berangkat menuju pantai maupun pulau wisata.
Robin juga mengingatkan wisatawan agar memperhatikan sarana transportasi laut yang digunakan. Wisatawan perlu memastikan juru mudi perahu memiliki kemampuan dan pengalaman yang memadai. Pengunjung juga harus memastikan tersedianya perlengkapan keselamatan, terutama pelampung.
Menurut Robin, keselamatan harus menjadi pertimbangan utama sebelum wisatawan menyeberang menuju pulau.
Robin mengingatkan wisatawan agar tidak memaksakan diri berenang ketika kondisi laut tidak bersahabat. Ia meminta pengunjung tidak berenang sendirian, terutama ketika ombak tinggi dan angin bertiup kencang.
Ia berharap wisatawan sebaiknya tidak berenang terlalu jauh dari garis pantai. Sebab, risiko semakin besar jika aktivitas tersebut dilakukan di pulau yang tidak berpenghuni tanpa pengawasan.
“Wisatawan perlu memperhatikan kondisi cuaca, termasuk tidak mandi jauh dari bibir pantai, tidak mandi sendirian saat ombak sedang tinggi dan berangin kencang,” kata Robin.

Pemerintah daerah mengajak wisatawan bersikap mawas diri selama berada di kawasan wisata bahari. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Gorontalo Utara membuka layanan informasi bagi wisatawan. Karrena itu pihaknya siap memberikan informasi mengenai tata cara berwisata aman di berbagai destinasi Gorontalo Utara dan dapat mencegah kejadian serupa terulang.
Pesona wisata bahari Gorontalo Utara tetap terbuka bagi wisatawan. Namun, keindahan laut harus dinikmati dengan perhitungan, kewaspadaan, dan perlengkapan keselamatan yang memadai. (P-sm)

