Mengharukan: Istri terpisah, ayah gendong Balita terjun ke laut ketika KM Mutiara 2 terbakar

Selvijn MJR
Selasa, 4 Agustus 2026
6 menit membaca

PRIORITAS, 4/8/26 (Jakarta): Musibah kebakaran yang menimpa KM Mutiara Sentosa 2 dan viral selang tiga hari ini, menimbulkan rasa prihatin. Hingga kini dilaporkan sebanyak 222 orang telah berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut, sudah tercatat 6 korban jiwa.


Di antara yang selamat, ada seorang pria penumpang KM Mutiara Sentosa 2 yang masih sempat melompat ke laut lepas untuk menyelamatkan diri saat kapal terbakar di perairan utara Madura tersebut. Dilaporkan, dia melompat ke laut sambil memeluk erat anaknya yang masih Balita, MH.

Seperti dilansir detikJatim, Senin (3/8/26) kemarin, keduanya, yang diketahui berasal dari Sulawesi Selatan (Sulsel), berhasil dievakuasi dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit PHC Surabaya untuk mendapatkan perawatan medis darurat.

“Dia dengan bapaknya ada di sini. Dari informasi yang kami dapat, sang ayah sengaja melompat dari kapal sambil menggendong erat tubuh anaknya agar tidak terpisah di tengah gelombang,” ujar Direktur RS PHC Surabaya, dr Rony Kurniawan, di RS PHC Surabaya kepada media.


Namun yang menyedihkan, Balita dan ayahnya itu terpisah dari sang ibu. Tapi kemudian ada informasi, ibu korban diketahui dievakuasi menggunakan kapal penolong yang berbeda.

Sudah terhubung kembali

Lalu dr Rony memastikan keluarga tersebut kini sudah terhubung kembali.

“Tadi siang sudah sempat kontak-kontakan dan video call dengan ibunya. Artinya ibunya selamat, hanya saja berada di kapal yang berbeda,” jelasnya lagi.

Mengenai kondisi kesehatan Balita MH, dr Rony menjelaskan korban sempat mengalami lemas, dehidrasi, dan muntah-muntah akibat terlalu banyak menelan air laut saat bertahan di perairan. Kondisi Balita tersebut kini sudah stabil.

Sebanyak 62 penumpang selamat masih Masalembo

Seementara itu dilaporkan, banyak 62 penumpang selamat KM Mutiara Sentosa 2 yang terbakar masih berada di Pulau Masalembo, Kabupaten Sumenap, Jawa Timur (Jatim). Para korban masih menunggu penjemputan oleh kapal Basarnas.

“Setelah tiba di Masalembo dilakukan pendataan ulang kembali. Kami mendapatkan konfirmasi bahwa jumlah penumpang total adalah 62 orang, dengan rincian 58 laki-laki dan 4 perempuan,” ungkap Kepala Seksi Operasi Basarnas Surabaya, Didit Hari Krinadi, Senin (3/8/26) kemarin.

Ia menjelaskan bahwa secara umum kondisi para korban dalam keadaan selamat. Meski demikian, beberapa penumpang memerlukan tindakan perawatan medis lanjutan dan telah ditangani oleh tim medis di Pulau Masalembo.

Kini, kapal Basarnas sedang bergerak menuju lokasi untuk mengevakuasi seluruh penumpang selamat menuju daratan utama.

“Kapal Basarnas sedang melakukan penjemputan. Nantinya para korban dari Pulau Masalembu akan langsung dibawa menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya,” ujar Didit lagi.

Sampai saat ini, proses evakuasi oleh tim SAR gabungan masih terus berlangsung guna memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis dan pemulihan yang memadai.

Beberapa fakta kebakaran KM Mutiara Sentosa 2

Diketahui, kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura, memicu kepanikan ratusan penumpang yang tengah menempuh perjalanan dari Surabaya menuju Makassar. Insiden tersebut berujung jatuhnya korban jiwa dan operasi penyelamatan besar-besaran di tengah laut.

Adapun peristiwa yang terjadi pada Minggu (2/8/26) ini menyita perhatian publik karena terjadi saat kapal masih berada di tengah pelayaran.

Selanjutnya sederet fakta kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 yang dirangkum Detik.com.

1. Kapal terbakar di perairan utara Sumenep

Dilaporkan, KM Mutiara Sentosa 2 mengalami kebakaran saat berlayar di perairan utara Sumenep, Madura, pada Minggu pagi sekitar pukul 06.00-07.00 WIB. Kapal jenis Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) itu melayani rute Surabaya menuju Makassar.

“Benar info bahwa ada kejadian kapal penumpang terbakar pagi tadi kapal penumpang tujuan Surabaya-Makassar,” kata Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget Azwar Anas.

Lalu, video yang beredar memperlihatkan asap hitam tebal membumbung dari lambung kapal. Para penumpang tampak telah mengenakan jaket pelampung dan berkumpul di dek kapal sambil menunggu bantuan.

2. Penumpang lompat ke laut selamatkan diri

Karena kondisi kebakaran yang terus membesar membuat sebagian penumpang nekat melompat ke laut. Mereka dievakuasi oleh kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengatakan berdasarkan komunikasi dengan kapal di sekitar lokasi, penumpang sempat bertahan di anjungan dan haluan kapal sebelum sebagian memutuskan terjun ke laut.

“Beberapa penumpang melompat ke laut dan dievakuasi oleh TB Hasnur 26 dan Kapal British Mentor. Di sekitar lokasi, ada 4 kapal yang merapat,” kata Nanang lagi.

Selanjutnya operasi penyelamatan dilakukan dengan memprioritaskan penumpang yang masih berada di kapal maupun yang mengapung di laut.

3. Nakhoda sempat lapor sebelum hilang kontak

Adapun informasi awal mengenai kebakaran diterima perusahaan pelayaran langsung dari nakhoda kapal. Namun setelah menyampaikan laporan darurat, komunikasi dengan nakhoda terputus.

“Pihak perusahaan kapal mendapat info dari nakhoda bahwa kapal terbakar di ujung utara Madura sekitar pukul 06.00-07.00 WIB dan setelah itu nakhoda tidak dapat dihubungi kembali,” ujar Kepala Kantor SAR Surabaya, dikutip media.

Akibat putusnya komunikasi membuat proses penanganan semakin menegangkan. Kantor SAR Surabaya kemudian berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak, Pos SAR Sumenep, serta Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget untuk melacak posisi kapal dan mengerahkan armada penyelamat.

4. Polda Jatim selidiki penyebab kebakaran

Selanjutnya Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur langsung menerjunkan tim untuk menyelidiki penyebab kebakaran KM Mutiara Sentosa 2.

Adapun Kasi Intel Air Polda Jatim Kompol Riyanto mengatakan, tim penyidik dan intelijen diterjunkan ke kawasan perairan Madura untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan data di lapangan.

“Tim penyidik dan intelijen Polda Jatim akan diterjunkan ke kawasan perairan Madura,” kata Kompol Riyanto lagi.

Kegiatan penyelidikan dilakukan bersamaan dengan proses evakuasi yang masih berlangsung di lokasi kejadian.

5. Ratusan penumpang berhasil dievakuasi

Selanjutnya, Tim SAR gabungan bersama kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi bergerak mengevakuasi para penumpang. Proses penyelamatan melibatkan sejumlah kapal yang lebih dulu berada di sekitar titik kebakaran.

Berdasar data Kantor SAR Surabaya hingga pukul 15.15 WIB mencatat sebanyak 222 orang telah berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 218 orang dinyatakan selamat.

Lalu korban dievakuasi menggunakan sejumlah kapal, di antaranya KM Meratus Pematang Siantar, TB Hasnur 26, KM Transco Arafura, KM Meratus Project 3, KM Prakarsa Mas, dan KM SC Aila XVII.

6. Empat orang dilaporkan meninggal dunia

Senentara itu, di balik keberhasilan evakuasi ratusan penumpang, insiden ini juga menelan korban jiwa. Basarnas mengonfirmasi empat orang penumpang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Lalu, data Kantor SAR Surabaya menunjukkan dua korban meninggal dievakuasi KM Meratus Pematang Siantar, satu korban oleh TB Hasnur 26, dan satu korban lainnya oleh KM Meratus Project 3.

Sampai Minggu sore, operasi pencarian dan evakuasi masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan bersama unsur maritim lainnya untuk memastikan seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi serta mendukung proses penanganan lanjutan atas insiden ini. (P-*/se)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan