Pulihkan Tahura Bukit Soeharto, Otorita IKN libatkan multipihak atasi perambahan hutan

Johanes Christiaan
Rabu, 29 April 2026
IKN Lingkungan 0 355
2 menit membaca

PRIORITAS, 29/4/2026 (Nusantara): Upaya pemulihan ekosistem hutan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus diperkuat. Otorita IKN bersama berbagai pemangku kepentingan menggelar aksi penanaman pohon di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto KM 65, Selasa (28/4/2026).


Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mengatasi dampak perambahan hutan ilegal yang selama beberapa tahun terakhir menyebabkan degradasi kawasan. Penanaman difokuskan pada area terbuka guna mengembalikan fungsi ekologis hutan hujan tropis Kalimantan.

Sebanyak 100 bibit pohon ditanam dalam aksi tersebut, terdiri dari jenis gaharu, balangeran, nyatoh, meranti, dan nyamplung. Bibit ini merupakan hasil kolaborasi antara Otorita IKN dan Universitas Mulawarman, yang juga diarahkan untuk memperkuat fungsi ekosistem sekaligus mendukung potensi energi baru terbarukan.

Kegiatan ini melibatkan lintas sektor, di antaranya Universitas Mulawarman, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur, TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, Kejaksaan, hingga UPTD Tahura Bukit Soeharto.


Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Safitri, menegaskan bahwa aksi ini mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian hutan.

“Selama ini aktivitas ilegal terjadi secara masif. Upaya persuasif sudah dilakukan, namun tanpa pengawasan berkelanjutan, aktivitas tersebut bisa kembali terjadi. Karena itu, kolaborasi semua pihak menjadi kunci,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain pendekatan persuasif, proses hukum terhadap pelaku perambahan tetap berjalan sebagai bagian dari penegakan aturan.

Sementara itu, perwakilan Universitas Mulawarman, Ibrahim, menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan hutan hujan tropis yang memiliki nilai ekologis tinggi, termasuk kemampuannya menyimpan hingga 70 persen vegetasi.

Menurutnya, rehabilitasi kawasan yang telah rusak bukanlah hal mudah. Dibutuhkan pendekatan komprehensif yang tidak hanya berfokus pada penanaman, tetapi juga perlindungan dan pengawasan jangka panjang.

Melalui kegiatan ini, Otorita IKN bersama seluruh pihak berkomitmen memperkuat sinergi dalam menjaga kawasan hutan sebagai fondasi utama pembangunan Nusantara sebagai kota hutan yang berkelanjutan. (*)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan