Penangkapan dilakukan melalui operasi keamanan di Provinsi Hama dan dikonfirmasi oleh Menteri Dalam Negeri Anas Khattab. Otoritas menyebut tersangka sebagai aktor kunci dalam peristiwa yang menewaskan puluhan warga sipil.
Kasus Tadamon menjadi sorotan internasional setelah rekaman video yang beredar pada 2022 memperlihatkan korban dalam kondisi terikat dan ditutup matanya, kemudian ditembak satu per satu sebelum dijatuhkan ke dalam lubang. Video tersebut menjadi salah satu bukti visual paling kuat terkait pembunuhan di luar proses hukum selama konflik.
Lembaga pemantau Syrian Observatory for Human Rights merilis dokumentasi pascapenangkapan yang menunjukkan kondisi tersangka berada dalam kendaraan polisi. Sementara Human Rights Watch mencatat sedikitnya 288 korban tewas di wilayah Tadamon, dengan 41 korban dalam insiden April 2013.
Temuan lapangan mengindikasikan korban dieksekusi dari jarak dekat dan dikuburkan di lubang yang telah disiapkan. Lokasi tersebut kemudian disebut sebagai salah satu lokasi kejahatan besar dalam konflik bersenjata.
Peristiwa ini menjadi bagian dari rangkaian kekerasan selama perang sipil yang berlangsung sejak 2011 dan menewaskan lebih dari setengah juta orang. Konflik tersebut berawal dari tindakan represif terhadap demonstrasi pro-demokrasi dan berkembang menjadi perang berkepanjangan yang melibatkan berbagai pihak bersenjata. (P-Gio R).