
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo. (‘Courtessy’ Beritasatu.com/Instagram/Gatut Sunu)PRIORITAS, 11/4/26 (Tulungagung, Jawa Timur): Sesudah terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Tulungagung, Jawa Tengah,, Tim satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rencananya akan membawa Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dan pihak yang terjaring operasi tangkap tangan atau OTT ke Jakarta besok pagi, Sabtu (11/4/26). Mereka dibawa ke gedung Merah Putih KPK untuk diperiksa secara intensif 1×24 jam dalam rangka penentuan status hukumnya.

“Besok, dari sana flight Jam 5 pagi,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Jumat (10/4/26) di Jakarta.
Diketahui, Tim Satgas KPK berhasil mengamankan 16 orang dari rangkaian peristiwa OTT di wilayah Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur pada Jumat (10/4/26) malam.
Dari ke-16 orang yang terjaring OTT tersebut, salah satunya Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.

“Benar, , malam ini KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Jawa Timur di mana tim mengamankan sejumlah 16 orang, salah satunya bupati Tulungagung,” ungkap Budi lagi.
Detil kasus belum dibeberkan
Selanjutnya Budi mengimbau awak media bersabar karena tim Satgas KPK masih di lapangan. “Saat ini tim masih di lapangan. Kami akan update terus perkembangannya,” ujarnya, dikutip Beritasatu.com.
Ia pun belum membeberkan lebih detil dugaan tindak pidana yang membuat Bupati Tulungagung dibekuk tim satgas KPK. Termasuk, jumlah pihak yang terjaring OTT serta nominal uang tunai yang diamankan tersebut.
Nantinya, KPK akan membawa Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo ke gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan intensif. Lembaga antikorupsi memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum Bupati Tulungagung dan para pihak lain yang ikut terjaring OTT ini. (P-*r/Bst/jr)

