Trump buka dialog dengan Iran, AS mulai tinggalkan Israel ? Ini faktanya…..

Deky Geruh
Senin, 23 Maret 2026
2 menit membaca

Perang AS-Israel vs Iran (ilustrasi AI Gemimi, Beritasatu)

PRIORITAS, 23/3/26 (Jakarta) : Keputusan Presiden Donald Trump yang membuka jalur dialog dengan Iran memunculkan spekulasi jika Amerika Serikat (AS) mulai meninggalkan Israel, sekutunya dalam perang di kawasan Timur Tengah itu.

Sikap Donald Trump ini, juga telah memicu keresahan di pihak Israel, dipicu perbedaan sikap yang mencuat saat Amerika Serikat memilih menunda serangan lanjutan ke Iran, sementara Tel Aviv justru meningkatkan tekanan militer.

Dikutip Beritasatu.com dari Aljazeera, Senin (23/3/26), Trump menyatakan pembicaraan dengan Iran berlangsung produktif dan memutuskan menunda rencana serangan terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari.

Sebaliknya, Israel Defense Forces (IDF) dilaporkan terus melancarkan gelombang serangan baru ke wilayah Iran, sebagai sinyal bahwa mereka belum siap mengendurkan operasi militer.

Pejabat Israel kecewa

Dilaporkan, sejumlah pejabat Israel menyampaikan kekecewaan terhadap arah kebijakan Amerika Serikat. Mereka menilai upaya mengakhiri konflik terlalu cepat berpotensi memberikan keuntungan strategis bagi Iran dan sekutunya, termasuk kelompok Hizbullah.

Media di Israel juga menyoroti kekhawatiran bahwa penghentian konflik saat Iran masih menguasai jalur strategis Selat Hormuz dapat dipandang sebagai kerugian strategis bagi pihak Israel.

Perbedaan pandangan ini mencerminkan adanya ketegangan kepentingan antara Amerika Serikat dan Israel dalam menyikapi konflik di kawasan Timur Tengah.

Pada satu sisi, Amerika Serikat mulai membuka ruang diplomasi untuk meredakan ketegangan. Di sisi lain, Israel tetap mendorong kelanjutan operasi militer hingga target strategisnya tercapai.

Dengan dinamika tersebut, tekanan dari Israel terhadap Washington diperkirakan akan meningkat, terutama agar jalur diplomasi tidak menggantikan opsi militer dalam penyelesaian konflik yang belum sepenuhnya mereda. (P/r*-bst)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025