Teken PKS dengan tiga investor baru, ekosistem Nusantara makin kokoh

Johanes Christiaan
Kamis, 26 Februari 2026
EKBIS IKN 0 352
2 menit membaca

PRIORITAS, 26/2/2026 (Nusantara): Otorita Ibu Kota Nusantara resmi menandatangani tiga Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah investor di Balai Kota Otorita IKN, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Nusantara, Rabu (25/02/2026). Penandatanganan ini menjadi bukti nyata percepatan pembangunan sekaligus sinyal kuat bahwa ibu kota baru tidak hanya dibangun oleh negara, tetapi juga didukung penuh oleh kemitraan strategis sektor swasta.

Penandatanganan ini menjadi langkah penting untuk mendorong percepatan investasi serta penyediaan fasilitas penunjang kehidupan masyarakat di kawasan Nusantara. Tiga investor yang menandatangani PKS tersebut meliputi PT Panca Karya Sentosa, PT Maxi Nusantara Raya, dan PT Borneo Berkah Abadi.

Ruang lingkup kerja sama mencakup pembangunan fasilitas komersial dan layanan publik, antara lain pusat perbelanjaan, kawasan kuliner, serta fasilitas olahraga yang berlokasi di wilayah pengembangan 1A dan 1C. Seluruh proyek ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan harian penghuni Nusantara, termasuk aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa geliat investasi di Nusantara terus mengalami peningkatan. Hingga awal 2026, tercatat 57 perusahaan telah menyatakan komitmen untuk berinvestasi dengan nilai mencapai Rp72 triliun.

“Saat ini, sampai dengan awal 2026 sudah ada komitmen dari 57 perusahaan dengan total investasi swasta murni sebesar Rp72 triliun. Pembangunan IKN ini juga semakin meningkat dari aspek kepercayaan masyarakatnya termasuk dalam bidang usaha, apalagi dengan adanya Perpres No.79 serta kehadiran Bapak Presiden dan Wakil Presiden,” ujarnya.

Otorita IKN juga memastikan kemudahan proses perizinan serta pendampingan bagi investor agar pembangunan berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran. Para pelaku usaha pun menunjukkan komitmen kuat terhadap pembangunan Nusantara. Salah satunya disampaikan oleh perwakilan PT Maxi Nusantara Raya, Suni Yuwono Kusbandi.

“Kami diberi kesempatan untuk berinvestasi di sektor 1A dan memang lokasinya juga bagus. Kami berkomitmen bahwa ini IKN, kita harus jadi. Maka saya sudah tidak menghitung cuan lagi, Pak. Untung rugi nomor sekian, kita harus bikin ekosistemnya,” ungkapnya.

Ke depan, pembangunan fasilitas komersial, sosial, dan pendukung lainnya akan terus diperluas guna memperkuat ekosistem perkotaan di Nusantara. Langkah ini diharapkan mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi sekaligus meningkatkan daya tarik Ibu Kota Nusantara sebagai pusat peradaban baru Indonesia.

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025