Polda dan Pemprov gelar workshop penguatan gugus tugas. (Polda Kepri)PRIORITAS, 25/2/2026 (Batam): Polda Kepri bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan sejumlah pemangku kepentingan menggelar workshop Penguatan Gugus Tugas TPPO 2026 di Hotel Aston Tanjungpinang, Rabu (25/2/2026).
Kegiatan ini dihadiri Anom Wibowo bersama Pejabat Utama Polda Kepri, Anggota Komisi IV DPRD Kepri, Asisten III Setda Kepri Misni, serta Pembina Yayasan Embun Pelangi Benny Kusmaji.
Dalam sambutannya, Benny Kusmaji menyampaikan bahwa workshop ini menjadi forum evaluasi untuk penyempurnaan pelaksanaan Gugus Tugas TPPO tahun 2026. Sementara itu, Misni menegaskan bahwa perdagangan orang merupakan pelanggaran berat hak asasi manusia dan telah diatur dalam regulasi nasional maupun daerah, termasuk Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 serta Perda Kepri Nomor 12 Tahun 2007.
Data Simfoni PPA 2025 mencatat 185 perempuan menjadi korban kekerasan. Unit PPA Polda Kepri disebut sebagai garda terdepan dalam penanganan kasus tersebut.
Wakapolda Kepri menyoroti posisi strategis Provinsi Kepri sebagai wilayah perbatasan yang membuka peluang ekonomi sekaligus meningkatkan potensi tindak pidana perdagangan orang. Ia menegaskan pentingnya penanganan TPPO yang terstruktur, serius, dan melibatkan seluruh unsur lintas sektor.
“Polda Kepri terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, instansi vertikal, dan lembaga masyarakat melalui upaya preventif, edukatif, pengawasan, serta penegakan hukum yang tegas,” ujarnya.
Workshop ini diharapkan memperkuat soliditas Gugus Tugas TPPO Kepri agar lebih responsif dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat, terutama perempuan dan anak, menuju Kepri yang aman dan bebas dari praktik perdagangan orang. (P_Jeff K)