Wuauw! Ratusan ribu WNI dan asing rebutan undangan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka

Hosana Rawis
Senin, 10 Agustus 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 10/8/26 (Jakarta): Luar biasa antusiasme masyarakat untuk menyaksikan langsung Upacara dan Rangkaian Acara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta. Benar-benar terbilang amat tinggi, sehingga sempat jadi viral di media sosual (Medsos).


Informasi yang diperoleh Beritaprioritas.com dari setkab.go.id Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI SETPRES) menyebutkan, pada pembukaan hari pertama perebutan undangan (war ticket) pada Rabu, 5 Agustus 2026 laku saja, tercatat sebanyak 128.331 pendaftar dari 36 provinsi di Indonesia serta 14 negara berpartisipasi untuk memperebutkan kuota yang tersedia.

Tinggi semangat kebangsaan

Terkait itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada publik atas semangat kebangsaan yang ditunjukkan dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI tahun ini.


“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat luar biasa. Pada hari pertama kemarin tercatat 128.331 masyarakat mengikuti war ticket, yang tersebar di 36 provinsi, bahkan ada peserta dari mancanegara, di antaranya Amerika Serikat, Australia, Rusia, Jerman, Britania Raya, Turki, Prancis, Arab Saudi, Belanda, Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, Singapura, dan Malaysia,” ujar Mensesneg Prasetyo Hadi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/8/26) lalu.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah mendaftar untuk mengikuti war ticket Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta,” lanjutnya.

Maaf  yang belum berhasil mendapatkan tempat

Karena besarnya animo masyarakat yang membuat kuota hari pertama cepat terserap, Mensesneg turut menyampaikan permohonan maaf kepada calon peserta yang belum berhasil mendapatkan tempat. Pemerintah pun kembali membuka kesempatan berikutnya agar masyarakat dapat berpartisipasi.

“Kami mohon maaf kepada masyarakat yang kemarin belum mendapatkan kesempatan memperoleh undangan. Masyarakat tidak perlu khawatir, masih ada kesempatan untuk mencoba kembali,” tutur Mensesneg yang akrab disapa Menteri Pras ini.

Terkait itu, pemerintah mengimbau masyarakat untuk rutin memantau perkembangan informasi resmi dan mengikuti petunjuk pendaftaran yang berlaku melalui situs resmi pandang.istanapresiden.go.id agar proses perebutan undangan berjalan tertib. (P-*/mj)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan