Unpatti bentuk tim ahli kawal revitalisasi sekolah dan awasi proyek di Maluku

Sem Muhaling
Kamis, 6 Agustus 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 5/8/26 (Ambon): Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon memperkuat pendampingan program revitalisasi satuan pendidikan di Maluku bersama Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dikdasmen) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kolaborasi itu bertujuan memastikan pembangunan sekolah berlangsung tepat sasaran, berkualitas, dan akuntabel.

Rektor Unpatti Prof. Fredy Leiwakabessy, Rabu (5/8/26), di Ambon mengatakan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mendukung program tersebut. Menurutnya, kualitas pendidikan harus tumbuh seiring peningkatan fasilitas belajar.

“Revitalisasi satuan pendidikan merupakan program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak jenjang PAUD hingga SMA. Peningkatan mutu pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses belajar mengajar, tetapi juga harus didukung fasilitas pendidikan yang memadai,” katanya di Ambon, Rabu.


Dua tahun kawal revitalisasi sekolah

Melansir Antara News, Fredy mengatakan Unpatti telah mendampingi program revitalisasi sekolah selama dua tahun terakhir. Tim universitas mengawasi pelaksanaan proyek sekaligus memastikan seluruh pekerjaan mengikuti ketentuan pemerintah.

Unpatti juga membentuk tim pendamping yang beranggotakan tenaga ahli bidang perencanaan, konstruksi, dan pengawasan infrastruktur pendidikan. Tim itu mendampingi sekolah penerima bantuan revitalisasi di berbagai kabupaten dan kota di Maluku.

Menurut Fredy, kerja sama dengan Kemendikdasmen terus berlanjut melalui pembaruan nota kesepahaman setiap tahun. Langkah itu memperkuat koordinasi sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan.

“Kami ingin memastikan setiap tahapan revitalisasi berjalan sesuai tujuan sehingga hasilnya benar-benar meningkatkan mutu pendidikan di Maluku,” ujarnya.

Sekolah laboratorium jadi contoh

Fredy menjelaskan pengalaman Unpatti mengelola Sekolah Laboratorium menjadi modal penting dalam mendukung program tersebut.

Sekolah Laboratorium Unpatti melayani pendidikan mulai PAUD, SD, SMP, hingga SMA. Universitas juga tengah menyiapkan pembukaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Ia mengungkapkan SMP dan SMA Laboratorium Unpatti berhasil meraih Akreditasi A dalam lima tahun sejak berdiri. Capaian itu menunjukkan peningkatan kualitas tata kelola dan proses pembelajaran.

Kemendikdasmen soroti tantangan Maluku

Penata Layanan Operasional Kemendikdasmen, Fuad Yusril Wahhab, menilai keberhasilan revitalisasi tidak cukup mengukurnya dari selesainya pembangunan fisik.

Menurutnya, kualitas pengawasan menentukan keberhasilan program secara menyeluruh.

Fuad menjelaskan kondisi geografis Maluku yang didominasi wilayah kepulauan menghadirkan tantangan besar. Karena itu, pemerintah membutuhkan dukungan perguruan tinggi sebagai mitra strategis.

“Kami berharap tim pendamping Universitas Pattimura dapat mengidentifikasi lebih awal sekolah yang berpotensi mengalami keterlambatan pekerjaan. Juga dapat memberi rekomendasi sesuai kondisi di lapangan,” katanya.

Ia menambahkan pendampingan dari perguruan tinggi akan menjaga kualitas pekerjaan, memastikan proyek sesuai perencanaan, serta meningkatkan akuntabilitas penggunaan anggaran.

Program pendampingan revitalisasi menjadi bagian dari strategi Kemendikdasmen untuk memperkuat infrastruktur pendidikan. Pemerintah juga ingin meningkatkan transparansi pembangunan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi di berbagai daerah. (P-sm)


Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan