Tonton Youtube BP

Tuai pro dan kontra usai Cristiano Ronaldo bertemu Trump di Gedung Putih

Wolter Rumapar
20 Nov 2025 17:13
Bola 0
2 minutes reading

PRIORITAS, 20/11/25 (Amerika): Superstar asal Portugal, Cristiano Ronaldo mewujudkan keinginannya bertemu Donald Trump di Gedung Putih. Akan tetapi, langkah tersebut memecah opini para penggemarnya di seluruh dunia.

Kunjungan ini sekaligus menjadi kemunculan publik pertama Ronaldo di Amerika Serikat sejak tuduhan pemerkosaan pada 2017 yang selalu ia bantah dengan keras. Pemain yang saat ini membela Al Nassr itu hadir di Oval Office sebagai bagian dari delegasi Arab Saudi yang diterima presiden AS itu. Ronaldo bersama tunangannya, Georgina Rodriguez, berpose bersama Trump di Oval Office.

Georgina Rodriguez mencuri perhatian dengan memamerkan cincin tunangan senilai US$ 3 juta di meja presiden. Meski demikian, tak semua penggemar senang melihat sang bintang berusia 40 tahun itu akrab dengan sosok kontroversial seperti Trump.

Seorang penggemar menulis di Instagram, “Sudah mengikuti dan memuji GOAT sejak 2006. Saya belum pernah melihat dia kalah, apalagi kalah sebesar ini. Hari yang sangat menyedihkan.”Komentar lain menyindir, “Kalau masih butuh bukti Messi lebih baik, sekarang tak perlu ragu lagi.”

Langkah ini tidak tepat

Beberapa penggemar lain juga mengkritik, “Cristiano, langkah ini tidak tepat,” dan “Bro, ngapain kamu di sana?”
Namun, banyak pula yang mendukung Ronaldo. “My president and my favorite player,” tulis seorang penggemar pada foto Ronaldo, Trump, dan Georgina di Oval Office.

Komentar lain memujinya, “Salah satu pesepak bola yang punya keberanian dan pemikiran jernih! Terima kasih telah mendukung perdamaian dan presiden hebat ini. ”Ronaldo datang ke AS bersama delegasi Saudi yang dipimpin Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS). Pertemuan Trump dengan sang pangeran menjadi yang pertama sejak intelijen AS menudingnya menyetujui pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul.

Trump kembali membela tamunya dari Arab Saudi ketika ditanya soal kasus tersebut, menolak laporan intelijen dan menegaskan MBS “tidak tahu apa-apa.” Sementara itu, Ronaldo, yang kini bermain untuk timnas Portugal dan Al-Nassr, terakhir kali terlihat di AS pada 2017, tahun ketika mantan guru AS, Kathryn Mayorga, menuduhnya melakukan pemerkosaan di Las Vegas pada 2009.

Mayorga disebut menerima penyelesaian di luar pengadilan pada 2010, tetapi mengajukan tuntutan kembali tujuh tahun kemudian untuk menuntut kompensasi lebih besar seperti dikutip Beritasatu. Kasus tersebut akhirnya dibatalkan pada 2022 setelah hakim menilai pengacara Mayorga menggunakan dokumen bocor dan ilegal sebagai dasar tuntutan. (P-wr)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Video Viral

Terdaftar di Dewan Pers

x
x