Selama libur Lebaran, rumah sakit tetap siaga layani masyarakat termasuk peserta BPJS Kesehatan

Jeffrey Rawis
Sabtu, 21 Maret 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 21/3/26 (Jakarta): Pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono memastikan kesiapsiagaan fasilitas-fasilitas kesehatan di tanah air selama libur Lebaran 2026 untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan esensial di berbagai rumah sakit. Tentunya juga termasuk akses layanan  kepada peserta BPJS Kesehatan.

“Walaupun masyarakat libur, tetapi rumah sakit tidak ada yang libur, kecuali polikliniknya. Poliklinik libur tetapi ada Unit Gawat Darurat, di mana masyarakat kalau ada keluhan, ada sakit, itu bisa masuk ke Unit Gawat Darurat,” demikian Wamenkes Dante Saksono Harbuwono saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (21/3/26).

Dalam satu atau dua hari ini, menurutnya, tidak ada operasi elektif atau operasi non-darurat di rumah sakit-rumah sakit di Indonesia.

Tetapi, untuk operasi cito atau operasi darurat tetap tersedia di berbagai rumah sakit (RS).

“Operasi kecelakaan, harus pasang pen, itu bisa langsung dilakukan,” katanya lagi meyakinkan.

Siapkan dokter di IGD

Disebuykan, selama libur Lebaran, fasilitas kesehatan menyiagakan sejumlah dokter untuk bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang tersedia.

“Dokter-dokter kita stand by untuk rumah sakit-rumah sakit, untuk pelayanan-pelayanan yang sifatnya emergency,” tuturnya seperti dikutip Antara.

Adapun jumlah dokter yang disiagakan di IGD tergantung dari tipe rumah sakit tersebut.

“Tergantung tipe rumah sakitnya, besar rumah sakitnya, besarnya fasilitas unit gawat darurat, itu akan menentukan jumlah dokternya. Kalau seperti di RSCM, mungkin ada sekitar 30-40 dokter yang siaga setiap harinya. Kalau RSUD, untuk RSUD kecil ya satu dokter, ada yang lima dokter juga untuk RSUD besar,” ungkap Wamenkes lagi.

Dirikan Posko mudik

Di samping kesiapsiagaan rumah sakit-rumah sakit, Kementerian Kesehatan juga mendirikan posko-posko kesehatan di jalur mudik tertentu.

“Kita selain menyediakan fasilitas pelayanan rumah sakit, juga menyediakan posko-posko kesehatan di jalur mudik,” tambah Wamenkes. (P-*r/jr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025