Rusun subsidi perkotaan direncanakan dibangun tahun ini, Meikarta jadi alternatif lokasi

Johanes Christiaan
Kamis, 15 Januari 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 15/1/2026 (Jakarta): Pemerintah mulai menggeser peta pembangunan hunian rakyat ke jantung kota. Kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, kini masuk radar sebagai calon lokasi rumah susun (rusun) subsidi, menandai langkah serius negara menembus mahalnya lahan perkotaan demi menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.


Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyampaikan hal tersebut usai pertemuan dengan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas di Kementerian Hukum, Selasa malam (13/1/2026). Pertemuan itu membahas regulasi rusun subsidi perkotaan yang direncanakan mulai dibangun tahun ini.

Ara—sapaan Maruarar—mengatakan pihaknya telah meminta data lokasi potensial dari Perum Perumnas maupun pengembang swasta. Meikarta disebut sebagai salah satu alternatif lokasi.

“Saya sudah minta data dari Perumnas dan pengembang swasta terkait lokasi di perkotaan. Salah satunya memang di Meikarta,” ujar Ara sebagaimana dilansir Detikcom, Rabu (14/1/2026).


Namun demikian, Ara belum merinci jumlah unit rusun subsidi yang akan dibangun di kawasan tersebut. Menurutnya, realisasi pembangunan masih menunggu kesiapan lokasi dan regulasi pendukung. “Kita lihat dulu kesiapannya, tapi Meikarta menjadi salah satu opsi,” katanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Sri Haryati, mengatakan pembahasan mengenai rusun subsidi masih akan berlanjut, termasuk melibatkan perbankan dan pengembang.

Fokus utama saat ini adalah penyelesaian regulasi. “Sekarang kita selesaikan regulasinya terlebih dahulu,” ujar Sri.

Ia menambahkan, penyesuaian aturan terkait harga rusun subsidi, bunga, dan tenor pembiayaan akan segera dirampungkan melalui Keputusan Menteri PKP. Aturan tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri PKP Nomor 5 Tahun 2025 yang telah ditandatangani.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir pimpinan Lippo Group, James Riady. Sebelumnya, James menyatakan rencana pembangunan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan Meikarta dengan estimasi 50.000 hingga 100.000 unit. Namun, saat ini pihaknya masih memprioritaskan penyelesaian serah terima unit apartemen Meikarta yang ditargetkan rampung pada pertengahan 2026. (P-*/bwl)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan