Pemkot Jakbar perketat pemeriksaan kesehatan korban banjir

Khalied Malvino
Senin, 26 Januari 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 26/1/26 (Jakarta): Banjir yang merendam sejumlah wilayah Jakarta Barat mulai surut. Namun, ancaman kesehatan masih membayangi warga terdampak. Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) pun memperketat pemeriksaan kesehatan di lapangan.


Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah mengatakan pemantauan dilakukan melalui puskesmas pembantu di wilayah terdampak, dengan fokus pada kelompok rentan.

“Kita berkoordinasi dengan Suku Dinas Kesehatan lewat pustu di wilayah terdampak untuk memantau kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan, anak-anak, dan lansia,” kata Iin di Jakarta, Senin (26/1/26).

Sudinkes Jakarta Barat juga menerjunkan Pasukan Putih untuk melakukan pemeriksaan langsung ke warga. Pemkot melibatkan RT, RW, dan kader Dasawisma agar penanganan warga sakit tidak terlewat.


“Bekerja sama dengan kader Dasawisma, RT dan RW agar memastikan warga yang sakit mendapatkan penanganan kesehatan,” ujar Iin.

Kepala Sudinkes Jakarta Barat Sahruna mengatakan pemeriksaan lanjutan akan dilakukan untuk mencegah penyakit pascabanjir, terutama pada kelompok rentan.

“Tadi dalam rapat dengan bu wali juga diminta untuk melakukan kunjungan ulang sebagai tindak lanjut, terutama untuk kelompok rentan,” katanya.

Layanan kesehatan menyasar wilayah terdampak banjir seperti Rawa Buaya, Kedaung Kali Angke, Kembangan Utara, dan Kembangan Selatan. Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga kesehatan pustu bersama Pasukan Putih.

“Bukan cuma oleh Pasukan Putih, tapi dibantu juga oleh tenaga kesehatan pustu,” ucap Sahruna.

Dari pemeriksaan awal, tim kesehatan menemukan sejumlah keluhan yang dialami warga terdampak.

“Keluhannya tekanan darah tinggi, batuk pilek pada anak, serta sakit kulit,” kata Sahruna. (P-Khalied M)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan