PRIORITAS, 29/3/26 (Suzuka, Jepang): Pembalap Italia dari Mercedes-AMG Petronas, Kimi Antonelli, keluar sebagai juara Formula 1 seri ke-3 Grand Prix Jepang 2026, Minggu (29/3/26) siang WIB. Dengan pencapaian pada balapan di Sirkuit Balap Internasional Suzuka, Jepang, itu Kimi Antonelli sekaligus menorehkan sejarah baru di ajang balap Formua 1.
Kemenangannya di GP Jepang itu bukan sekadar podium utama biasa, Antonelli resmi menempatkan dirinya sebagai pemimpin klasemen kejuaraan dunia termuda (19 tahun, 6 bulan, 29 hari) dalam sejarah F1.
Sebelumnya, rekor tersebut dipegang pembalap Inggris Lewis Hamilton pada musim balapan F1 2007, tepatnya 13 Mei 2007 di seri Spanish Grand Prix di Sirkuit de Catalunya, Montmelo, Spanyol. Hamilton mencatatkan prestasi tersebut pada usia 22 tahun, 4 bulan, 6 hari.
Antonelli ‘dibantu’ safety car
Dihimpun dari berbagai sumber, termasuk formula1.com, Kimi Antonelli yang memegang pole position harus bekerja keras setelah start yang buruk. Untungnya Mercedes-nya memiliki kecepatan yang lebih dari cukup untuk membangun keunggulan besar setelah safety car “membantu” pembalap Italia itu menyalip pemimpin lomba awal Oscar Piastri.
Secara keseluruhan, balapan dimulai dengan penuh drama saat lampu start padam. Oscar Piastri dari tim McLaren melakukan start yang luar biasa tajam, melesat untuk merebut pimpinan balap. Di saat yang sama, duo Mercedes justru mengawali balapan dengan kurang mulus.
Namun, mentalitas juara ‘Silver Arrows’ segera bangkit. George Russell memimpin upaya pengejaran dan sempat memberikan tekanan hebat kepada Piastri untuk memperebutkan posisi terdepan, meski manuvernya belum mampu membuahkan hasil.
Titik balik balapan terjadi pada Lap 22. Kecelakaan fatal yang dialami pembalap Haas, Ollie Bearman, memaksa safety car masuk ke lintasan. Momen ini menjadi berkah bagi Antonelli yang saat itu belum masuk ke pit dan sedang memimpin balapan secara provisional.

Dengan strategi yang presisi, ia masuk ke pit saat periode safety car dan berhasil kembali ke lintasan tetap di posisi pertama. Setelah balapan dimulai kembali, Antonelli tidak memberikan celah sedikitpun kepada lawan-lawannya.
Ia melakukan restart dengan sempurna dan terus memperlebar jarak hingga menyentuh garis finis dengan keunggulan telak 13,722 detik di depan Piastri. Keberhasilan ini menandai kemenangan beruntun keduanya musim ini,
Kemenangan ini pun sekaligus mencatatkan namanya di buku rekor sebagai pembalap paling muda yang pernah memuncaki klasemen pembalap.
Di posisi kedua, Oscar Piastri akhirnya berhasil meraih finis pertamanya musim ini dengan cara yang impresif.
Sementara itu, Charles Leclerc menunjukkan ketangguhan tim Scuderia Ferrari dengan menahan gempuran habis-habisan dari rekan setim Antonelli, George Russell, untuk mengamankan podium terakhir di posisi ketiga.
Russell, yang sempat mengungkapkan kekesalannya melalui radio tim terkait waktu keluarnya safety car yang merugikan strateginya, harus puas finis di posisi keempat di belakang Leclerc.
Di belakangnya, Lando Norris berhasil memenangkan duel sengit di lap-lap akhir melawan Lewis Hamilton. Norris mengamankan posisi kelima, memaksa Hamilton yang kini berseragam Ferrari untuk puas mengakhiri balapan di urutan keenam.
Hasil 10 Besar F1 2026 Jepang
- Kimi Antonelli - Mercedes-AMG
- Oscar Piastri – McLaren
- Charles Leclerc - Scuderia Ferrari
- George Russell - Mercedes-AMG
- Lando Norris – McLaren
- Lewis Hamilton - Scuderia Ferrari
- Pierre Gasly – Alpine
- Max Verstappen - Red Bull Racing
- Liam Lawson - Racing Bulls
- Esteban Ocon - Haas
Seri keempat Formula 1 Crypto.com Miami Grand Prix 2026, akan digelar di sirkuit jalan raya temporer, Miami International Autodrome, yang terletak di sekitar Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Florida, AS, pada 3-5 Mei akhir pekan mendatang. (P-*/ht)








