Trump: Jika kesepakatan tercapai, AS ambil uranium Iran. Kalau tidak, kita siap serang sesuka hati

Deky Geruh
Selasa, 24 Maret 2026
2 menit membaca

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (‘Courtessy’ Antara)

PRIORITAS, 24/3/26 (Washington) : Sikap enggan Amerika Serikat (AS) melakukan serangan lanjutan ke Iran seperti Israel sekutunya dalam perang di Timur Tengah, dan malah membuka peluang perundingan, disinyalir didasari niat menguasai uranium Teheran.

Presiden AS Donald Trump, mengatakan jika AS mencapai kesepakatan dengan Iran, negara adidaya itu akan mengambil uranium yang diperkaya milik negara itu.

Ketika ditanya oleh wartawan bagaimana AS akan mendapatkan uranium yang diperkaya milik Iran, yang telah menjadi sumber perselisihan selama bertahun-tahun antara kedua negara, dia berkata: “Sangat mudah.”

“Jika kita memiliki kesepakatan dengan mereka, kita akan mengambilnya sendiri,” tambahnya dikutip Anadolu dan dilansir Antara, Senin (24/3/26), sebagaimana diterima Beritaprioritas.com, Selasa (24/3/26) ini.

Dia mengatakan, putaran pembicaraan terbaru antara Washington dan Teheran terjadi pada Minggu malam waktu setempat.

Iran sangat ingin membuat kesepakatan

Meski dibantah oleh Iran, Trump mengatakan kepada wartawan sebelum berangkat untuk perjalanan ke AS bagian selatan: “Mereka sangat ingin membuat kesepakatan. Kami juga ingin membuat kesepakatan. Kita akan bertemu hari ini mungkin melalui telepon,” katanya.

Mengeklaim bahwa “sangat sulit” bagi pejabat Iran untuk keluar dari negara itu, Trump juga mengatakan bahwa pejabat AS dan Iran akan “pada suatu saat, sangat, sangat bertemu segera” secara langsung.

Dalam pengumumannya pagi ini tentang jeda lima hari dalam serangan terhadap fasilitas energi Iran, presiden AS itu mengatakan: “Kita akan lihat bagaimana hasilnya, dan jika berjalan dengan baik, kita akan menyelesaikan masalah ini. Jika tidak, kita akan terus membombardir sesuka hari kita.” (P-*r/dg/jr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025