PRIORITAS, 28/08/26 (Gorontalo): Pemerintah Provinsi Gorontalo menyerahkan 21 sepeda motor berkotak pendingin kepada masyarakat pesisir. Bantuan tersebut bertujuan mempermudah pemasaran hasil tangkapan ikan. Selain itu, kendaraan dapat menunjang mobilitas pedagang dan nelayan di wilayah pesisir selatan Gorontalo.
Penyerahan bantuan berlangsung di Tempat Pelelangan Ikan Inengo, Desa Huwangobotu, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango. Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyerahkan bantuan tersebut kepada perwakilan penerima. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo Ariyanto Husain juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Bantuan motor bernilai Rp586 juta
Ariyanto mengatakan pemerintah memberikan bantuan kepada warga yang telah terdata melalui penyampaian aspirasi. Proses tersebut berlangsung secara berjenjang dari desa hingga pemerintah provinsi.
“Bantuan ini khusus kepada warga yang sebelumnya telah terdata melalui penyampaian aspirasi,” kata Ariyanto.
Menurut Ariyanto, masyarakat di Kecamatan Kabila Bone sudah lama membutuhkan sarana transportasi pemasaran ikan. Sebelumnya, sebagian warga masih menggunakan sepeda kayuh untuk menjajakan ikan.
Kondisi tersebut membuat pemasaran hasil tangkapan berjalan terbatas. Karena itu, pemerintah memberikan kendaraan yang sekaligus memiliki fungsi penyimpanan ikan.
Sebanyak 21 unit sepeda motor tersebut memiliki nilai bantuan Rp586 juta. Pemerintah melengkapi setiap kendaraan dengan kotak pendingin atau cool box.
Kotak pendingin bantu jaga kualitas ikan
Kotak pendingin pada kendaraan memungkinkan pedagang membawa ikan dalam kondisi lebih terjaga. Fasilitas tersebut juga mendukung mobilitas pemasaran dari wilayah pesisir menuju pasar dan permukiman. Dengan kendaraan tersebut, penerima bantuan tidak lagi bergantung pada sepeda kayuh. Mereka dapat menjangkau konsumen dengan wilayah pemasaran yang lebih luas.
Pemprov Gorontalo berharap bantuan tersebut meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir. Pemerintah juga menargetkan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga nelayan. Ariyanto mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah yang bersumber dari aspirasi masyarakat. Program itu mempertemukan usulan masyarakat dengan kebijakan pemerintah daerah.
“Dalam APBD itu kita punya program yang sifatnya bottom-up aspirasi,” ujar Ariyanto.
Menurut dia, pemerintah dan DPRD Provinsi Gorontalo mengawal aspirasi tersebut hingga terealisasi. Sebagian aspirasi masyarakat kemudian diwujudkan melalui bantuan sarana perikanan.
Bantuan tidak hanya berupa sepeda motor
Pemprov Gorontalo sebelumnya juga menyerahkan berbagai bantuan sarana untuk nelayan. Bantuan tersebut mencakup sarana penangkapan, pemasaran, perlindungan, dan peningkatan kapasitas. Selain 21 sepeda motor berkotak pendingin, pemerintah menyerahkan 13 unit vessel monitoring system (VMS). Nilai bantuan perangkat pemantauan kapal tersebut mencapai Rp200 juta.
Pemerintah juga menyerahkan empat unit chest freezer berukuran besar. Nilai bantuan tersebut mencapai Rp26 juta. Bantuan itu memperkuat rantai kegiatan perikanan dari penangkapan hingga pemasaran. Nelayan juga memperoleh fasilitas untuk membantu menjaga kualitas hasil tangkapan.
Dengan demikian, pemerintah tidak hanya memberikan alat transportasi pemasaran. Pemerintah juga memperkuat sarana pemantauan dan penyimpanan hasil perikanan.
500 nelayan mendapat perlindungan BPJS
Program bantuan tersebut juga mencakup perlindungan sosial bagi nelayan. Pemprov Gorontalo menyerahkan premi BPJS Ketenagakerjaan bagi 500 penerima manfaat. Selain itu, pemerintah memberikan sertifikasi kecakapan nelayan kepada 90 orang. Sertifikasi tersebut menjadi bagian dari peningkatan kapasitas dan legalitas nelayan.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meminta penerima menjaga seluruh bantuan pemerintah. Ia juga meminta masyarakat menggunakan bantuan sesuai peruntukannya.
“Kami berharap bantuan ini tidak dijual kembali,” kata Gusnar.
Menurut Gusnar, masyarakat harus memanfaatkan bantuan tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Pemerintah juga berharap bantuan itu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
Warga Kabila Bone lama menunggu
Mewakili penerima manfaat, Saleh Akuba menyampaikan apresiasi kepada pemerintah. Ia mengatakan masyarakat telah menyampaikan kebutuhan tersebut melalui berbagai jalur aspirasi. Menurut Saleh, bantuan tersebut menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat. Terutama bagi warga yang selama ini kesulitan memasarkan hasil tangkapan.
“Kami berharap ke depan bantuan-bantuan seperti ini akan terus mengalir kepada rakyat,” kata Saleh.
Ia juga meminta penerima merawat bantuan yang telah mereka terima. Masyarakat, menurut dia, memiliki kewajiban mengembangkan manfaat bantuan tersebut.
Saleh menyampaikan terima kasih kepada pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, dan provinsi. Ia juga mengapresiasi DPRD Provinsi Gorontalo yang mengawal aspirasi masyarakat.
Pemprov dorong ekonomi pesisir terus berkembang
Melansir Antara News, pemberian kendaraan berkotak pendingin menjadi bagian dari upaya Pemprov Gorontalo memperkuat sektor kelautan dan perikanan. Pemerintah mengarahkan bantuan agar nelayan memperoleh dukungan dari hulu hingga hilir.
Pada sisi penangkapan, pemerintah memberikan sarana pendukung bagi kelompok nelayan. Pada sisi pemasaran, pemerintah menyediakan kendaraan dan fasilitas penyimpanan ikan.
Sementara itu, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan memberi jaminan bagi sebagian nelayan penerima manfaat. Sertifikasi kecakapan juga mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Pemprov Gorontalo berharap berbagai program tersebut dapat meningkatkan produktivitas masyarakat pesisir. Pemerintah juga ingin memperkuat rantai ekonomi perikanan di daerah. Dengan dukungan sarana transportasi, penyimpanan, perlindungan, dan peningkatan kapasitas, nelayan memiliki lebih banyak pilihan. Mereka dapat memasarkan hasil tangkapan dengan jangkauan yang lebih luas.
Pemerintah kemudian berharap manfaat tersebut berlanjut pada peningkatan pendapatan keluarga. Masyarakat juga diharapkan menjaga bantuan agar tetap produktif dan memberi manfaat dalam jangka panjang. (P-*Ant/sm)








