PRIORITAS, 10/10/26 (Tomohon) : Yayasan Satu Hati Memberkati Negeri memilih Kota Tomohon menjadi tempat penyelenggaraan pelatihan bagi generasi muda Kristen, yang dibuka Wali Kota Caroll Senduk.
Wali Kota Tomohon Caroll Senduk membuka kegiatan bertajuk Christian Leadership Camp for College Student yang diselenggarakan Yayasan Satu Hati Memberkati Negeri (YSHMN).
Dalam sambutan, Wali Kota mengungkapkan rasa bangganya pelaksanaan kegiatan tersebut dilaksanakan di Kota Tomohon, sekaligus mengapresiasi Yayasan Satu Hati Memberkati Negeri.
"Karena di kegiatan ini para mahasiswa mendapatkan pembinaan, mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas, memiliki karakter Kristiani, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara," kata Wali Kota Caroll, Jumat (9/10/2026).
“Ini membanggakan bagi kami selaku pemerintah, karena ada yayasan yang bersedia membimbing anak-anak muda khususnya mahasiswa, dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan. Ini merupakan suatu hal yang luar biasa,” ujar tambahnya.
Peserta kegiatan berasal dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT), dan Universitas Negeri Manado (Unima).
Menurutnya, mahasiswa merupakan generasi penerus yang memiliki peran penting dalam menentukan masa depan daerah dan bangsa. Karena itu, pembinaan kepemimpinan yang dilandasi nilai-nilai iman, karakter, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama sangat diperlukan.
“Kami berharap, melalui leadership camp ini mahasiswa dapat bertumbuh menjadi pemimpin yang membawa berkat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara, serta mampu menjadi teladan di mana pun berada,” ungkapnya.
Wali Kota juga turut mendorong agar yayasan terus melanjutkan pelayanan dan pembinaan bagi generasi muda sehingga semakin banyak anak muda yang dipersiapkan menjadi pemimpin yang takut akan Tuhan dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan dihadiri pendiri sekaligus pembina Yayasan Satu Hati Memberkati Negeri, Yohanna Gultom, pembina YSHMN, Devie Tirajoh, Ketua yayasan Yelly Mantiri; seluruh pembina Christian Leadership Camp; serta para peserta yang merupakan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa semakin diperlengkapi dengan karakter, nilai-nilai Kristiani, dan kemampuan kepemimpinan untuk menjadi generasi penerus yang mampu membawa perubahan positif serta menjadi berkat bagi sesama.(P/dg)








