PRIORITAS, 2/1/26 (Jakarta): Tim SAR gabungan dikerahkan untuk mencari sejumlah korban yang tertimbun material longsor di Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Kepala Seksi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Bandung, Muhammad Adip, menyampaikan di Sumedang pada Jumat (2/1/26), kejadian longsor itu terjadi akibat insiden kecelakaan dalam aktivitas konstruksi.
“Kronologis kejadian bermula saat aktivitas pembangunan konstruksi yang mengakibatkan dari total delapan pegawai, enam orang tertimbun longsor,” imbuhnya, dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan, upaya evakuasi masih terus dilakukan karena sejumlah korban masih tertimbun material longsor. Sementara itu, tim SAR gabungan secara bertahap mengevakuasi korban yang telah berhasil ditemukan di lokasi kejadian.
Total enam korban
Ia menambahkan, tiga korban yang berprofesi sebagai pekerja konstruksi dinyatakan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut, sedangkan tiga korban lainnya masih dalam tahap pencarian.
“Sebanyak sejumlah masih tertimbun material longsor, sementara tiga orang lainnya telah berhasil dievakuasi. Perkembangan selanjutnya akan terus disampaikan secara berkala,” tuturnya.
Basarnas menegaskan, pelaksanaan pencarian dan evakuasi dilakukan dengan memprioritaskan keselamatan seluruh petugas yang bertugas di lapangan.
“Komando operasi SAR berada di bawah Basarnas, sehingga seluruh proses evakuasi mengedepankan faktor keselamatan. Apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan, operasi akan dihentikan sementara. Namun untuk saat ini, tim masih melanjutkan upaya evakuasi hingga tuntas,” ujarnya.
Kondisi cuaca di kawasan Jatinangor tampak berawan dan sempat turun hujan, sehingga tim SAR gabungan melaksanakan proses evakuasi dengan kehati-hatian.
Sementara itu, unsur yang terlibat dalam penanganan kejadian di lokasi terdiri atas Basarnas, Polres Sumedang, Koramil, Camat setempat, BPBD, serta masyarakat sekitar. (P-Zamir)