Suasana keributan saat Karnaval Kemerdekaan di Cipaganti, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (17/8/26). Kapolres dan Ganramil Cipaganti yang turun ke kerumunan untuk melerai keributan, malah dianiaya sekelompok peserta karnaval. (Ist.)PRIORITAS, 18/8/26 (Bandung): Terduga pelaku pemukulan terhadap Kapolsek Cicalengka, Kompol Ade Rahmat, dan Danramil Cicalengka, Kapten Inf Sumarna, diringkus Polresta Bandung, Jawa Barat. Sebelumnya, aparat kepolisian dan militer itu diketahi mengalami penganiayaan saat keduanya melerai keributan saat Karnaval Kemerdekaan ke-81 RI di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Senin (17/8/26).
Hal itu diungkapkan Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono, di Bandung, Selasa (18/8/26). Ia mengatakan, pihaknya langsung melakukan penanganan dan penyelidikan setelah insiden terjadi hingga akhirnya terduga pelaku berhasil ditangkap.
“Benar, telah terjadi insiden pemukulan terhadap Kapolsek Cicalengka dan Danramil Cicalengka saat keduanya berupaya mengamankan keributan dalam kegiatan karnaval. Terduga pelaku berhasil diringkus,” ujarnya.
Kapolresta menjelaskan, peristiwa bermula ketika rombongan Karnaval Desa Tenjolaya melintas di sekitar podium Forkopimcam untuk mengikuti penilaian.
Dikabarkan, saat rombongan berada di lokasi, terjadi keributan antarpeserta hingga Kapolsek dan Danramil turun dari podium melerai situasi yang memanas.
Akan tetapi, upaya pengamanan tersebut justru diikuti dugaan pemukulan terhadap Kapolsek dan Danramil serta seorang anggota organisasi kemasyarakatan Pemuda Pancasila yang turut membantu mengamankan situasi.
Dalam kejadian itu, Kapolsek Cicalengka dan anggota ormas tersebut mengalami luka pada bagian wajah.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Bandung, Ipda Dini, mengungkapkan, keributan tersebut dipicu oleh sejumlah terduga pelaku yang tidak terima setelah ditegur karena membuat keributan.
“Motifnya tidak terima ditegur karena rusuh, karena mereka dalam pengaruh miras (minuman keras, Red.),” kata Dini.
Dikatakan, polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam insiden tersebut secara menyeluruh dan profesional secara hukum.

Tiga terduga pelaku pemukulan terhadap Kapolresta dan Danramil Cipaganti, Kabupaten Bandung, pada kegiatan Karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/26). (Ist.)
Selanjutnya, polisi mengidentifikasi empat orang yang diduga terlibat, yakni RF, IA, YP, dan F,. Pihak kepolisian lalu mendalami identitas seorang terduga pelaku lain yang saat kejadian mengenakan seragam Karang Taruna untuk diperiksa lebih lanjut.
Kombes Pol Aldi Subartono menambahkan, proses penanganan perkara dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan penyidik masih mendalami rangkaian kejadian tersebut.
“Kami akan menindaklanjuti kejadian ini secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku perkara ini,” ucapnya.
Disebutkan, Polresta Bandung memastikan pendalaman masih dilakukan dengan menelusuri keterangan para saksi yang diperiksa kepolisian untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian serta peran masing-masing pihak yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.
Dalam pantauan Beritaprioritas.com, sejumlah media sudah merilis tiga foto terduga pelaku pemukulan terhadap Kapolsek dan Danramil Cipaganti. (P-Ant/ht)