Tampil garang, Janice Tjen taklukkan petenis terbaik Australia di Abu Dhabi Open

Wolter Rumapar
Senin, 2 Februari 2026
Tenis 0 435
2 menit membaca

Janice Tjen melaju ke babak kedua Mubadala Abu Dhabi Open usai menaklukkan Maya Joint lewat laga tiga set penuh drama.


PRIORITAS, 2/2/26 (Abu Dhabi):
Petenis putri Indonesia Janice Tjen tampil garang untuk melaju ke babak kedua Abu Dhabi Open 2026 usai menaklukkan petenis terbaik Australia Maya Joint di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Abu Dhabi, Senin (2/2/26).

Dalam laga babak pertama Mubadala Abu Dhabi Open, Janice Tjen menang dengan skor 7-6(6), 3-6, dan 6-3. Kemenangan ini sekaligus menegaskan performa solid Janice Tjen di turnamen WTA 500 tersebut. Sejak awal pertandingan, Janice Tjen tampil agresif dan konsisten, terutama lewat servis tajam yang menjadi senjatanya. Sepanjang pertandingan melawan petenis peringkat 28 dunia itu, Janice Tjen mencatatkan delapan ace, angka yang mencerminkan dominasinya saat memegang servis.

Set pertama berjalan ketat hingga tiebreak, sebelum Janice Tjen mengamankan keunggulan. Meski sempat kehilangan set kedua, petenis Indonesia itu bangkit di set penentuan untuk memastikan tiket ke babak kedua Mubadala Abu Dhabi Open.

“Saya jelas merasa sangat senang karena ini bukan pertandingan yang mudah… Ini soal eksekusi. Saya senang semuanya berjalan sesuai keinginan saya. Saya sangat senang dengan penampilan saya hari ini,” kata Janice seusai pertandingan.

“Sangat berarti bagi saya jika orang-orang datang dan mendukung saya. Semoga di pertandingan selanjutnya akan ada lebih banyak orang yang datang untuk mendukung saya,” ujar Janice. Di babak kedua, Janice sudah ditunggu unggulan kelima asal Rusia, Liudmila Samsonova. Pada babak pertama, Liudmila tampil impresif dengan menundukkan petenis Amerika Serikat Sofia Kenin lewat kemenangan straight set 6-4 dan 6-0.

Berlangsung ketat

Pertandingan berlangsung ketat sejak set pertama. Baik Janice maupun Joint mampu mengonversi dua dari empat peluang break point. Namun, Janice unggul dengan empat ace berbanding dua ace milik Joint dan lebih sedikit melakukan kesalahan ganda. Petenis kelahiran Jakarta berusia 23 tahun itu berhasil merebut set pertama dengan tie break.

Set kedua menjadi milik Joint, petenis berusia 19 tahun itu mendominasi dari segi servis dan pengembalian bola, sementara Janice melakukan lima kali kesalahan ganda. Namun, Janice bangkit pada set ketiga. Ketika papan skor menunjukkan 2-2, petenis peringkat 47 dunia itu berhasil mendikte permainan dengan unggul 5-2.

Dikutip Antara, meski sempat melakukan kesalahan ganda dan membuat dirinya kehilangan gim, Janice akhirnya menyelesaikan pertandingan dengan ace — total ada empat ace pada set penentu — yang disambut oleh teriakan para penonton. (P-wr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025