
Lima Negara Tawarkan Teknologi Nuklir, Target PLTN Indonesia Melonjak ke 1.500 MW
Pemerintah Indonesia mendorong peningkatan kapasitas pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) tahap pertama dari rencana awal 500 MW menjadi minimal 1.500 MW. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut Rusia, Jerman, Jepang, Korea Selatan, dan Kanada telah menawarkan teknologi nuklir kepada Indonesia. Pemerintah menargetkan penetapan lokasi PLTN pertama pada 2026 atau paling lambat 2027. Pengembangan pembangkit ini dipertimbangkan untuk mengantisipasi kebutuhan listrik nasional yang diproyeksikan mencapai 600 TWh pada 2030. Pemilihan teknologi, lokasi, pembiayaan, keselamatan, dan pengelolaan limbah radioaktif menjadi aspek penting sebelum proyek direalisasikan
