PRIORITAS, 6/10/26 (Bandung): Insomnia atau kondisi susah tidur berpotensi menurunkan konsentrasi yang berujung pda gangguan produktivitas harian secara berkepanjangan.
Kalau secara medis, susah tidur ini sering kali dipicu oleh faktor stres, perubahan jadwal harian, hingga kebiasaan gaya hidup yang kurang ideal. Paparan cahaya dari layar gawai sebelum tidur, konsumsi kafein, dan lingkungan kamar yang tidak nyaman juga dapat mengganggu jam biologis alami yang mengatur siklus tidur dan bangun.
Sebagaimana melansir dari laman kesehatan Halodoc, kualitas tidur sebenarnya dapat ditingkatkan secara mandiri tanpa mengonsumsi obat-obatan melalui penerapan langkah-langkah berikut:
Batasi penggunaan gawai
Sedapat mungkin hindari menatap layar gawai setidaknya satu jam sebelum beristirahat. Paparan cahaya biru dari layar gawai terbukti dapat menghambat produksi hormon melatonin, yaitu hormon alami yang berperan penting dalam memicu rasa kantuk.
Tetapkan jadwal tidur
Diupayakan untuk tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari, termasuk pada akhir pekan. Kebiasaan konsisten ini membantu mengatur jam biologis tubuh secara optimal sehingga tubuh lebih mudah memasuki fase tidur nyenyak.
Lingkungan yang nyaman
Selanjutnya pastikan kondisi kamar tidur berada dalam keadaan gelap, tenang, serta sejuk. Jika diperlukan, penggunaan penutup mata, penyumbat telinga (earplugs), atau penyesuaian alas tidur yang menopang tubuh dengan baik dapat membantu meningkatkan kualitas istirahat.
Asupan makanan
Kemudian hindari mengonsumsi kafein, alkohol, maupun merokok beberapa jam sebelum waktu tidur. Pilihlah camilan ringan yang mengandung triptofan, seperti pisang atau segelas susu hangat.
Kelola stres
Sesaat sebelum naik ke tempat tidur, luangkan waktu untuk meredakan ketegangan pikiran melalui meditasi, latihan pernapasan dalam, atau yoga ringan. Langkah ini efektif menenangkan sistem saraf serta mengurangi kecemasan yang kerap menjadi pemicu utama susah tidur.
Kemudian sebagai penunjang, penggunaan aromaterapi, seperti minyak esensial lavender dan pemanfaatan aplikasi panduan relaksasi juga dapat membantu tubuh merasa lebih rileks.
Tetapi apabila gangguan sulit tidur berlangsung selama beberapa minggu hingga mengganggu aktivitas harian, atau disertai gejala klinis,Β seperti nyeri dada dan sesak napas, masyarakat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan evaluasi medis secara menyeluruh.(P-*/am)








