Lompat ke konten
Senin, 12 Oktober 2026
Breaking
DAERAH

Si jago merah bakar ikon budaya Lombok, ratusan kain tenun dan pusaka terbakar

Giovanni Riung1 menit baca
Bagikan
DJI_0541.jpg-1_1
Desa Adat Sade pascaterbakar. (ANTARA FOTO/Ahmad Khaerul).

PRIORITAS, 23/8/26 (Lombok): Duka mendalam menyelimuti kawasan pariwisata Mandalika usai kebakaran hebat melahap Desa Adat Sade pada Sabtu (22/8/2026) malam. Amukan si jago merah meratakan ratusan rumah tradisional beratap alang-alang milik suku Sasak dalam hitungan jam.

Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mencatat musibah ini mengancam tempat tinggal 320 jiwa dari 120 kepala keluarga. Oleh karena itu, seluruh pihak bergerak cepat menyelamatkan warga serta menyediakan kebutuhan dasar di lokasi bencana.

Pemerintah menetapkan posko darurat dan mendata peninggalan budaya tersisa

Awalnya, kobaran api menyebar sangat cepat akibat dinding kayu dan bambu yang mudah terbakar saat warga tertidur pulas. Selanjutnya, api menghancurkan berbagai barang berharga seperti kain tenun tradisional, dokumen penting, hingga fasilitas museum.

Sebab merasa prihatin, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal langsung meninjau lokasi bencana dan mendirikan posko tanggap darurat. Bahkan, Dinas Kebudayaan NTB menerjunkan tim khusus untuk mendata artefak bersejarah yang masih selamat dari amukan api.

Akhirnya, para tetaha adat dan pemerintah daerah merancang langkah rekonstruksi tanpa merusak identitas budaya Sasak. Dengan demikian, masyarakat Desa Sade dapat bangkit kembali merawat warisan leluhur mereka. (P-Gio R)

Komentar

Rekomendasi untuk Anda

Pasang iklan Anda di sini

Jangkau pembaca Berita Prioritas melalui salah satu kanal berita paling aktif di wilayah ini.

Email Kami