Serangan AS ke Venezuela, Indonesia diminta waspadai risiko energi global

Zamir Ambia
Selasa, 6 Januari 2026
EKBIS NEWS 0 494
2 menit membaca

PRIORITAS, 6/1/26 (Jakarta): Serangan militer Amerika Serikat ke Venezuela dipandang sebagai sinyal strategis bagi Indonesia, khususnya di bidang energi. Situasi tersebut berpotensi memicu pergeseran keseimbangan kekuatan energi global.


Direktur Pascasarjana Hubungan Internasional Universitas Paramadina Ahmad Khoirul Umam menilai Venezuela, dengan cadangan minyak melimpah, memiliki posisi krusial dalam strategi Tiongkok, terutama untuk menjaga pasokan energi sekaligus memperluas pengaruh finansialnya di kawasan Amerika Selatan.

“Maknanya, intervensi AS mencerminkan upaya memutus investasi dan kepentingan strategis China, sekaligus mengonsolidasikan kembali dominasi AS dalam sistem energi global dan rezim petrodollar,” ucap Umam, Selasa (6/1/26).

Antisipasi pergerakan harga minyak dunia


Walaupun krisis tersebut tidak menimbulkan dampak langsung bagi Indonesia, Umam mengingatkan pemerintah perlu mengantisipasi potensi pengaruhnya terhadap pergerakan harga minyak dunia, beban subsidi energi, kestabilan nilai tukar, serta risiko arus modal keluar.

“Pemerintah Indonesia harus mewaspadai risiko fiskal dengan koordinasi kebijakan moneter yang lebih kuat,” imbuh Umam.

Umam menilai krisis Venezuela menjadi sinyal strategis bagi Indonesia, mengingat ketergantungan pada energi fosil membuat negara mudah terdampak dinamika politik global.

Dimanfaatkan sebagai strategi geopolitik

Karena itu, percepatan transisi energi dan penguatan pengembangan energi baru terbarukan perlu didorong. Langkah tersebut tidak semata terkait agenda lingkungan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai strategi geopolitik untuk memperkuat ketahanan nasional dalam jangka panjang.

“Dalam tatanan global yang semakin multipolar dan tidak stabil, keteguhan pada prinsip hukum internasional dan penguatan kemandirian energi nasional adalah fondasi penting bagi kepentingan strategis Indonesia ke depan,” tutur Umam.

Umam menilai krisis tersebut berpotensi mengalihkan pasokan minyak Venezuela dari Tiongkok ke pasar Amerika Serikat sekaligus memperbesar dominasi perusahaan energi AS. Konsekuensi lain mencakup meningkatnya gejolak geopolitik, potensi eskalasi konflik regional, serta ketidakpastian pergerakan modal global. (P-Zamir)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan