Rektor Unsrat dan Menlu Sugiono dorong mahasiswa pahami diplomasi global

Zamir Ambia
Sabtu, 27 Juni 2026
3 menit membaca

PRIORITAS, 27/6/26 (Jakarta): Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Prof. Dr. Ir. Oktovian B.A. Sompie M.Eng. IPU. ASEAN Eng dalam sambutannya mengatakan, Sebagai perguruan tinggi yang berada di kawasan timur Indonesia, Universitas Sam Ratulangi memandang isu diplomasi internasional sebagai hal yang relevan.


Diplomasi menjadi instrumen yang sangat strategis bagi Indonesia untuk menjaga kepentingan nasional, memperkuat stabilitas kawasan, serta berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dan kesejahteraan dunia.

Rektor berharap, kuliah umum ini menjadi momentum yang sangat berharga bagi mahasiswa dan sivitas akademika Universitas Sam Ratulangi untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai tantangan dan peluang diplomasi Indonesia di tengah perubahan tatanan global yang berlangsung saat ini.

Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Lettu. Inf. (Purn) H. Sugiono B.Sc, M.Sc dalam kuliah umum ini mengambil tema “Diplomasi Indonesia Di Tengah Dinamika Global”.


Sugiono mengatakan, mahasiswa perlu memiliki kemampuan memahami persoalan internasional secara kritis, lalu menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan yang konkret di tengah masyarakat.

“Mahasiswa harus mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk hal-hal yang nyata. Dengan begitu, mereka bisa memahami sekaligus ikut mencari jawaban atas tantangan global yang sedang dihadapi,” imbuh Sugiono.

Sambutan Rektor Unsrat

Tema acara ini diplomasi indonesia di tengah dinamika global. Memang dunia saat ini sedang menghadapi tantangan multidimensional. Seperti persaingan geopolitik antarnegara yang semakin meningkat, tranformasi digital yang berkembang sangat cepat, serta isu perubahan iklim yang jadi perhatian global. Sementara ketahanan pangan energi, kesehatan, dan keamanan regional terus menjadi agenda penting dalam hubungan internasional.

Sugiono juga menyebut kesempatan tersebut meninggalkan kesan tersendiri baginya. Ia menilai pemilihan Unsrat bukan sekadar agenda akademik, melainkan memiliki makna simbolis dan filosofis karena karakter Sulawesi Utara yang terbuka serta posisinya yang strategis di kawasan Pasifik.

“Ini satu kesempatan yang mengesankan bagi saya. Ini pertama kali saya melakukan kuliah umum di universitas, dan Unsrat menjadi pilihan pertama yang sangat simbolis dan filosofis,” ujar Sugiono kepada wartawan usai kuliah umum di Unsrat, Manado, Jumat (26/6/26).

Dalam situasi tersebut, diplomasi jadi instrumen yang sangat strategis bagi indonesia untuk jaga kepentingan nasional, dan memperkuat stabilitas kawasan serta kesejahteraan dunia.

Indonesia, yang menganut politik luar negeri bebas aktif, berperan menjembatani berbagai kepentingan global sekaligus memperjuangkan nilai-nilai kerja sama dan kemanusiaan. Sementara itu, Unsrat, perguruan tinggi di kawasan timur Indonesia yang berbatasan dengan Asia-Pasifik, memandang diplomasi internasional sebagai isu yang relevan untuk dipahami sivitas akademika.

Karena letak geografis tersebut memberi ruang besar bagi pengembangan kerjasama internasional di bidang pendidikan, penelitian, ekonomi, budaya, dan pembangunan berkelanjutan.

Senada dengan itu, kuliah umum ini menjadi momentum berharga bagi mahasiswa dan civitas akademika unsrat, dalam memperhatikan tantangan ruang diplomasi indonesia di tengah perubahan tantangan global yang berlangsung saat ini.

Kemampuan berpikir kritis

Perguruan tinggi juga bertanggungjawab hasilkan generasi muda yang unggul secara akademik, tetapi juga memilki wawasan global dengan kemampuan berpikir kritis dan sensitivitas terhadap perubahan isu internasional.

Kedepannya mahasiswa harus disiapkan menjadi pemimpin masa depan, dengan terus beradaptasi dengan perubahan dunia dan berkontribusi memperkuat posisi indonesia di tingkat global.

Dengan demikian, kuliah umum ini dapat menginspirasi dan memotivasi mahasiswa, dalam memahami hubungan internasional diplomasi dan peran strategis indonesia dalam membangun perdamaian dan kerjasama antar bangsa. (P-*r/Zamir Ambia)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan