Akselerasi pembangunan infrastruktur strategis Nusantara, dorong percepatan pertumbuhan ekonomi di IKN dan daerah sekitarnya. (Humas OIKN)PRIORITAS, 24/3/2026 (Nusantara): Dukungan terhadap pembangunan infrastruktur strategis di kawasan ibu kota baru terus diperkuat. Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia memastikan kesiapan pendanaan untuk pembangunan Jembatan Sungai Riko di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.
Proyek ini dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas wilayah, khususnya sebagai akses penunjang menuju Ibu Kota Nusantara. Dengan terbangunnya jembatan tersebut, mobilitas orang dan barang di kawasan sekitar diharapkan semakin lancar, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di wilayah penyangga ibu kota baru.
Kepala Dinas PUPR Kalimantan Timur, Aji Muhammad Fitra Firnanda, menyatakan pemerintah pusat siap membantu pembiayaan proyek tersebut. “Kementerian PU bersedia membantu dana pembangunan Jembatan Sungai Riko,” ujar Aji Muhammad Fitra Firnanda sebagaimana dilansir Kompas.com, Minggu (22/3/2026).
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten PPU juga telah menyiapkan dana awal guna mendukung tahap perintisan pembangunan.
Secara teknis, jembatan ini dirancang memiliki bentang utama sepanjang 500 meter. Namun, kondisi geografis berupa kawasan rawa mengharuskan pembangunan jembatan pendekat tambahan sepanjang sekitar satu kilometer.
Jembatan Sungai Riko akan menjadi akses penting yang menghubungkan Jembatan Pulau Balang dengan kawasan inti IKN, melintasi sejumlah wilayah strategis seperti Pantai Lango, Gersik, Jenebora, hingga Buluminung.
Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, menegaskan keberadaan infrastruktur ini sangat vital dalam mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi logistik.
Selain itu, jembatan ini diharapkan membuka akses menuju kawasan industri Buluminung dan Pelabuhan Benuo Taka, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan menarik investasi.
Dengan target pengembangan IKN pada 2028, pembangunan Jembatan Sungai Riko menjadi bagian penting dalam mempersiapkan wilayah penyangga agar mampu berperan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia. (P-*/bwl)