
Presiden Prabowo Subianto. (Dok BPMI Setpres)PRIORITAS, 13/5/26 (Jakarta): Perekonomian Indonesia nyatanya tetap terjaga baik dengan pertumbuhan yang terbilang bagus (dibanding kondisi yang dialami banyak negara), di tengah gejolak global dahsyat. Semua ini ternyata terjadi oleh apa yang disebut “Prabowo effect“, yakni adsnya strategi jitu mengelola perekonomian — salah satunya dengan menjaga stabilitas harga dan inflasi terkendali sesuai target APBN, serta berdampak pada adanya pertumbuhan ekonomi.

Terkait itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan peran kunci Presiden Prabowo Subianto dalam mengelola perekonomian. Ya, salah satunya ialah dengan menjaga stabilitas harga.
Selanjutnya hasilnya, ialah, inflasi hingga April 2026 tetap terkendali sesuai target APBN kita, dilansir Metro TV, dan diulas lebih lengkap oleh Metrotvnews.com.
Adapun pengakuan Menteri Keuangan ini menegaskan peran penting Presiden Prabowo dalam kebijakan strategis perekonomian.

Selanjutnya hal ini juga menegaskan tercapainya stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini ialah berkat peran langsung Presiden Prabowo tersebut.
Strategi menuju target pertumbuhan ekonomi 8 persen
Sementara itu, tentang peran Presiden Prabowo Subianto dalam menentukan arah perekonomian Indonesia ini juga dikatakan Anggota Komisi XI DPR yang juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Kamrussamad.
Ia mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi di triwulan pertama 2026, 5,61 persen merupakan bukti nyata keberhasilan strategi Presiden Prabowo menuju target pertumbuhan ekonomi 8 persen.
Dan berbagai sentuhan langsung presiden dalam menentukan arah ekonomi Indonesia inilah yang oleh Kamrussamad disebut sebagai “Prabowo Effect”. (P-*r/Mtv/jr)

