Piala Dunia 2026: Kiper 40 tahun bikin frustrasi Spanyol, Tanjung Verde paksa eks juara dunia bermain imbang 0-0

Jeffrey Rawis
Selasa, 16 Juni 2026
4 menit membaca

PRIORITAS, 16/6/26 (Atlanta, Amerika Serikat): Ya, Timnas Spanyol yang dipenuhi bintang kelas dunia dibuat frustrasi oleh penampilan gemilang kiper Timnas Tanjung Verde, Vozinha. Pasalnya, kiper berusia 40 tahun ini bikin tujuh saves (penyelamatan) gemilang untuk membawa Hiu Biru menahan La Furia Roja, mantan juara dunia itu, dengan skor 0-0 pada laga Grup H Piala Dunia 2026 berlangsung di Atlanta Stadium, Amerika Serikat (AS), Senin (15/6/26).


Demikian rangkuman laporan jurnalis Beritaprioritas.com, Jeffrey Rawis dari Everette, Seattle, Washington State, AS, yang dikompilasi dari berbagai sumber.

Tertahannya Spanyol 0-0 oleh Tanjung Verde memang terbilang hasil yang mengejutkan sekali.

Sebab, Spanyol yang saat berada di ranking ketiga FIFA merupakan salah satu unggulan di ajang ini. Sementara, Tanjung Verde hanya berada di peringkat 64 FIFA. Mereka juga debutan di Piala Dunia ini.


Tampil dominan

Sebenarnya, Tim Matador tampil dominan di laga ini. Mereka mencatatkan 75 persen penguasaan bola dibanding dengan 26 persen milik dari Hiu Biru.

Timnas Spanyol juga terus menekan dengan total bikin 27 tembakan. Tanjung Verde cuma bikin enam tembakan saja.

Tetapi, Spanyol gagal mengkonversi sejumlah peluang yang dimilikinya jadi gol. Salah satu sebab La Roja gagal bikin gol ialah performa gemilang dari kiper Tanjung Verde, Vozinha.

Kiper yang sudah berusia 40 tahun mampu bikin para pemain Spanyol frustasi. Ia mencatatkan tujuh penyelamatan dan tiga kali menangkap bola di udara untuk bikin cleansheet laga ini. Ia jadi kiper tertua yang mencatatkan cleansheet pada debutnya di Piala Dunia ini.

Mungkin tak ada yang menyangka Vozinha bisa meredam lini depan Spanyol. Mengingat, ia hanya memperkuat klub-klub di liga gurem Eropa.

Sesudah meninggalkan Cape Verde, ia cuma membela klub di Liga Moldova, Liga Siprus, Liga Slavokia, dan kini membela klub divisi dua Portugal, Chaves. Saat bermain di Liga Slovakia, Vozinha pernah satu tim dengan Witan Sulaeman (pemain Indonesia) kala membela AS Trencin pada 2022.

Kini, Vozinha membuktikan, karier tak mentereng di level klub bukan halangan untuk bersinar di Piala Dunia. Ia meraih gelar man of the match di laga Spanyol vs Tanjung Verde itu.

Jalannya laga

Timnas Spanyol turun dengan hampir semua pemain inti. Namun, La Furia Roja gagal bikin gol meski tampil dominan sepanjang 90 menit.

Ya, Tim Matador memegang kendali laga di awal babak pertama. Kendati begitu, Spanyol kesulitan menembus lini belakang Tanjung Verde. Negara Afrika ini tampil solid dengan menumpuk banyak pemain di belakang.

Meredam gempuran Tim Matador Spanyol yang tampil dominan, Timnas Tanjung Verde menumpuk pemain di zona pertahanan. (‘Courtesy’ FIFA)

Pemain Barcelona, Pedri, mencoba lewat sepakan jarak jauh. Tapi tembakannya masih terlalu lemah hingga mudah diamankan Vozinha.

Timnas Spanyol masih kesulitan bikin peluang hingga pertengahan babak pertama. Padahal, mereka terus bermain menekan.

Sementara Tanjung Verde mencoba mencuri peluang dari aksi Jovane Cabral di menit ke-37. Tapi tembakannya dari sisi kiri masih jauh dari sasaran.

Kemudian peluang emas didapat Spanyol pada menit ke-39. Marc Cucurella menyelinap ke kotak penalti.

Lalu ia memantulkan bola ke Ferran Torres di depan gawang. Sambaran bola Ferran menerpa tiang gawang. Bola liar yang disundul Mikel Oyarzabal juga masih bisa ditepis Vozinha.

Sesudah itu Vozinha bikin dua penyelamatan gemilang di akhir babak pertama. Ia bisa membendung sepakan jarak dekat Ferran.

Vozinha beberapa saat kemudian terbang menepis tandukan dari Aymeric Laporte menyambut sepak pojok. Tak ada gol yang tercipta hingga babak pertama tuntas.

Kedudukan masih 0-0 hingga turun minum.

Keadaan tak banyak berubah selepas jeda, Spanyol terus tampil menekan. Tanjung Verde memilih bermain menunggu.

Tetap saja mereka menumpuk banyak pemain di belakang. Cara ini mampu meredam Spanyol.

Sementara itu, pemain Arsenal Mikel Merino punya kesempatan di menit ke-73. Tapi tembakannya masih bisa diamankan oleh Vozinha.

Di menit ke-81, Cucurella mendapatkan bola liar di kotak penalti. Namun, ia memilih langsung melancarkan sundulan. Sundulannya lemah hingga bisa ditangkap Vozinha.

Timnas Spanyol terus menggempur Tanjung Verde demi gol kemenangan. Oyarzabal punya peluang di menit ke-88. Dia menerima bola dari Dani Olmo di depan gawang. Roberto Lopes melakukan blok krusial dari tembakan Oyarzabal.

Tidak ada gol yang tercipta hingga laga tuntas. Skor 0-0 menutup 90 menit.

Susunan pemain

Tanjung Verde: Vozinha, Moreira, Pico, Diney, Lopes Cabral, Lenini, L Duarte, Mendes, Jamiro, J Cabral, Livramento

Spanyol: Simon; Llorente, Cubarsi, Laporte, Cucurella; Fabian, Rodri, Pedri; Torres, Oyarzabal, Gavi. (P-*r/Dtk/jr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan