
Para pemain Timnas Australia berselebrasi ketika menjebol gawang Turkiye. (‘Courtesy’ Piala Dunia 2026)PRIORITAS, 14/6/26 (Seattle, Amerika Serikat): Para pemain dari negeri tetangga RI, yakni Timnas Australia, tampil memukau untuk meredam terkaman Timnas Turki. Sementara Timnas Skotlandia menandai kembalinya ke putaran final Piala Dunia setelah absen selama 28 tahun dengan kemenangan tipis 1-0 atas Timnas Haiti. Dua hasil laga tersebut dirangkum jurnalis Beritaprioritas.com, Jeffrey Rawis dari Everett, Seattle, Washington State, Amerika Serikat.

Timnas Australia benar-benar tampil luar biasa di partai pembuka Grup D Piala Dunia 2026. Melalui penampilan heroik penjaga gawang Patrick Beach, mereka sukses menjadi mimpi buruk bagi Turki dalam laga pembuka ini yang dihelat di Stadion BC Place Vancouver, Kanada, Minggu (14/6/26) pukul 11.00 WIB.

Timnas Australia tampil menggila dan menang 2-0 atas Turki di Grup D Piala Dunia 2026 berkat gol Nestory Irankunda dan Connor Metcalfe serta penampilan heroik kiper Patrick Beach. (‘Courtesy’ Betitasatu.com/AP)
Ya, tampil bak kesurupan dengan mementahkan rentetan peluang emas Arda Guler dan kawan-kawan, Beach menjadi kunci utama yang membawa Socceroos membungkam dominasi Turki dengan skor meyakinkan 2-0.
Sebenarnya, sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit Jesus Valenzuela, Turki langsung memegang kendali permainan. Bahkan, laga baru berjalan empat menit, Ismail Yuksek hampir membuka keunggulan melalui sundulan tajam yang sayangnya masih melambung tipis di atas mistar gawang lawan.

Timnas Australia kemudian perlahan mencoba keluar dari tekanan. Memasuki menit ke-27, drama besar terjadi di kedua lini. Wonderkid Real Madrid, Arda Guler, nyaris mencetak gol lewat tembakan first-time jarak dekat. Namun, Beach tampil luar biasa dengan melakukan penyelamatan gemilang di garis gawang yang dikawalnya.
Lalu, berselang beberapa detik dari momen tersebut, Socceroos menghukum kelengahan Turki. Lewat skema serangan balik cepat, Nestory Irankunda menerima sebuah umpan terobosan mematikan. Lolos dari kawalan, Irankunda dengan dingin menceploskan bola mendatar ke pojok kiri bawah gawang Ugurcan Cakir, 1-0.
Selanjutnya Turki merespons cepat tiga menit kemudian. Abdulkerim Bardakci melepaskan tembakan melengkung yang memaksa Patrick Beach kembali melakukan aksi akrobatik luar biasa untuk menepis bola hingga membentur tiang gawang. Hingga turun minum, skor bertahan 1-0.
Mengawali babak kedua, pelatih Turki Vincenzo Montella memasukkan Kenan Yildiz untuk menambah daya gedor. Gelombang serangan Turki kian masif, namun mereka selalu membentur tembok bernama Patrick Beach yang sulit dibobol.
Di menit ke-57, Beach kembali menggagalkan eksekusi tendangan bebas roket dari Arda Guler. Menit ke-72, giliran Zeki Celik yang mendapatkan ruang tembak ideal di dalam kotak penalti, tetapi reflek kilat Beach lagi-lagi mementahkan peluang emas ini.
Namun, keasyikan menyerang justru membuat Turki kembali kecolongan pada menit ke-75. Gelandang Australia, Connor Metcalfe, melakukan aksi individu memukau. Ia meliuk-liuk melewati barisan pemain bertahan Turki sebelum melepaskan sepakan melengkung indah dari tepi kotak penalti yang bersarang telak di pojok kanan bawah gawang Turki. Papan skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Australia.
Selanjuynya, di sisa sepuluh menit akhir pertandingan, Turki yang frustrasi terus mengurung pertahanan Australia. Kerem Akturkoglu sempat melepaskan sundulan mematikan di menit ke-78, tetapi Beach kembali menepisnya. Hakan Calhanoglu juga mencoba menembak cerdik di bawah pagar hidup pada menit ke-86, namun bola tetap lengket di pelukan Beach, disusul kartu kuning Yunus Akgun akibat frustrasi. Hingga peluit panjang, skor 2-0 untuk kemenangan Australia tetap bertahan, tak berubah.
Berkat kemenangan ini, Australia menempel Amerika Serikat di puncak Grup D Piala Dunia 2026. Sama-sama mengoleksi tiga poin, Australia kalah selisih gol dari AS yang menang 4-1 atas Paraguay di laga pertama mereka.
Berikut, AS dan Australia akan saling berhadapan di laga kedua grup D.
Susunan pemain
Australia: Beach, Circati, Italiano (Geria 74′), Bos (Behich 83′), Souttar, Burgess, Matcalfe, O’Neill, Okon-Engstler (Irvine 83′), Toure (Yengi 74′), Irankunda (Vellupillay 61′).
Turki: Cakir, Celik (Muldur 80′), Demiral, Bardakci, Kadioglu, Kokcu (Akgun 62′), Calhanoglu, Yuksek (Ozcan 80′), Akturkoglu (Gul 85′), Guler, Yilmaz (Yildiz 46′).
Laga Skotlandia vs Haiti
Sebelumnya, Timnas Skotlandia menandai kembalinya ke putaran final Piala Dunia setelah absen selama 28 tahun dengan kemenangan tipis 1-0 atas Haiti pada laga grup C, Sabtu (13/6/26) waktu setempat atau Minggu (14/6/26) pagi. Laga ini diselenggarakan di Boston Stadium (dikenal juga sebagai Gillette Stadium) yang berlokasi di Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat (AS).

Gaya pemain Skotlandia Nathan Patterson ketikacberebut bola dengan penyerang Haiti Frantzdy Pierrot pada pertandingan grup C Piala Dunia 2026 di Foxborough, Massachusetts, dekat Boston, Sabtu (13/6/26) waktu setempat. Skotlandia meraih kemenangan 1-0 melalui gol John McGinn dan memuncaki klasemen sementara Grup C. (‘Courtesy’ Beritasatu.com/AP/Martin Meissner)
Dengan kemenangan tersebut menjadi yang pertama bagi Skotlandia pada Piala Dunia sejak mengalahkan Swedia 2-1 pada edisi 1990. Laga melawan Haiti tersebut merupakan penampilan pertama Skotlandia pada turnamen sepak bola terbesar dunia sejak Piala Dunia 1998 lalu.
Adapun gol tunggal kemenangan Skotlandia dicetak John McGinn pada menit ke-28. Gelandang Aston Villa itu berhasil memanfaatkan bola muntah hasil peluang Che Adams yang sempat ditepis kiper Haiti, Johny Placide.
Lalu, bola yang memantul ke ruang terbuka langsung disambar McGinn. Tembakannya dari jarak dekat sempat mengenai pemain bertahan Haiti sebelum bersarang di dalam gawangnya.
Berkat hasil tersebut membawa Skotlandia memuncaki klasemen sementara grup C. Posisi itu didapat setelah dua tim unggulan grup, Brasil dan Maroko, bermain imbang 1-1 pada pertandingan lainnya.
Tapi sebaliknya, Haiti masih harus menunggu untuk meraih poin pertamanya pada ajang Piala Dunia. Sebelumnya, negara Karibia itu hanya pernah tampil satu kali di putaran final, yakni pada Piala Dunia 1974 di Jerman Barat (Jerbar).
Adanya dukungan besar suporter Skotlandia yang dikenal dengan julukan Tartan Army turut mewarnai pertandingan di Gillette Stadium, Foxborough. Ribuan pendukung memenuhi stadion dan menciptakan lautan warna merah sepanjang laga tersebut.
Timnas Skotlandia sebenarnya hampir membuka keunggulan lebih cepat pada menit ke-17. Kapten tim Scott McTominay berhasil melepaskan tembakan setelah lolos dari kawalan lawan, tetapi bola hanya membentur bagian atas mistar gawang lawan.
Timnas Haiti baru mampu memberikan ancaman serius pada babak kedua. Peluang terbaik mereka hadir pada menit ke-74 ketika Ruben Providence mengirim umpan silang ke arah Wilson Isidor. Namun, sang penyerang gagal mengarahkan bola ke gawang.
Lalu, sepuluh menit berselang, Haiti kembali memperoleh kesempatan melalui sundulan Frantzdy Pierrot. Sayangnya, bola masih melebar tipis di sisi kiri gawang Skotlandia.
Di laga berikutnya, Skotlandia akan tetap bermain di Gillette Stadium, Foxborough, untuk menghadapi Maroko pada Jumat (19/6/26). Sementara Haiti akan menjalani ujian berat melawan Brasil di Philadelphia pada hari yang sama tersebut.
Berkat hasil ini membawa Skotlandia sementara memimpin Grup C Piala Dunia 2026 dengan 3 poin, di atas Maroko dan Brasil (1), dan Haiti yang jadi juru kunci dengan nirpoin.
Susunan Pemain
Haiti: Placide, Experience, Delcroix, Ade, Arcus, Providence (Fortune 85′), Bellegarde, Jean Jacques, Deedson (Casimir 61′), Isidor (Joseph 76′), Pierrot
Skotlandia: Gunn, Robertson, Hendry, Hanley, Hickey (Patterson 75′), McGinn (Curtis 83′), Ferguson, McTominay, Gannon-Doak (Christie 75′), Adams (Dykes 75′), Shankland (McLean 83′). (P-*r/Bst/jr)

