Pesan berkah Donald Trump bagi Muslim di Hari Raya Idul Fitri

Selvijn MJR
Jumat, 20 Maret 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 20/3/26 (Washington): Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan pesan penuh berkah bagi para Muslim yang merayakannya.

“Saya dan Ibu Negara menyampaikan ucapan selamat terbaik kami kepada setiap warga Amerika yang merayakan Idul Fitri,” demikian Donald Trump dalam keterangan Gedung Putih pada Rabu (18/3/26) waktu setempat, atau Kamis (18/3/26) kemarin WIB.

Donald Trump menyampaikan salam hangat bagi masyarakat Muslim yang merayakan Idul Fitri dan berharap agar mereka memperoleh banyak berkah di hari kemenangan ini.

Dikatakannya, Idul Fitri, yang dia kenal juga sebagai Hari Raya Berbuka Puasa, telah menyatukan komunitas Muslim dan masyarakat luas dalam menghormati ibadah spiritual mereka di akhir Ramadan ini.

Kebebasan beragama

Disebut Trump, Hari Raya Idul Fitri, juga berfungsi sebagai pengingat akan prinsip dasar Amerika tentang kebebasan beragama, yang diperjuangkan oleh pemerintahan AS dari masa ke masa.

“Hari raya ini juga berfungsi sebagai pengingat akan prinsip dasar Amerika tentang kebebasan beragama, yang diperjuangkan oleh pemerintahan saya setiap hari,” kata Trump lagi.

Dirayakan bervariasi

Diketahui, Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dirayakan oleh Umat Islam di sejumlah negara pada Jumat, 20 Maret 2026 ini.

Sedangkan di Indonesia, Hari Raya Idul Fitri dirayakan secara bervariasi, yakni pada Kamis, 19 Maret 2026 serta Jumat 20 Maret 2026 oleh sebagian Muslim, dan Sabtu 21 Maret 2026 oleh sebagian lainnya lagi.

Adapun sbelumnya pada Kamis malam (19/3/26), Kementerian Agama (Kemenag) RI resmi menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026 besok.

“Berdasarkan hisab dan tidak adanya hilal terlihat, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026,” ujar Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar dalam Konferensi Pers Sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah di Kantor Kemenag, Jakarta, Kamis (19/3/26) kemarin, dikutip Antara.

Saling menghormati

Sedangkan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, sebelumnya pada Senin (16/3/26), berpesan agar perbedaan dalam penentuan waktu Idul Fitri 1447 Hijriah disikapi dengan saling menghormati satu dengan yang lain.

“Pada substansinya, mari Idul Fitri ini, baik dalam kesamaan maupun perbedaan, kita jadikan momentum untuk menggali dan mengimplementasikan sumber-sumber pencerahan agama bagi kehidupan kita, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, berbangsa, bernegara, hingga kehidupan global,” kata Haedar Nashir. (P-*r/jr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025