
Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer. (Getty Images)
PRIORITAS, 22/9/25 (London): Gelombang diplomasi besar tercatat pada Minggu (21/9/25) ketika Inggris, Australia, dan Kanada secara serentak mengumumkan pengakuan Palestina. Ketiga negara G7 itu menjadi pionir Barat dalam langkah bersejarah ini.
Langkah pengakuan Palestina oleh tiga negara Barat memicu respons keras dari Israel sekaligus menekan Amerika Serikat (AS). Posisi baru itu menandai pergeseran dramatis dari kebijakan tradisional yang selama ini menunda pengakuan kenegaraan Palestina.
Prancis disebut akan mengikuti langkah serupa. Portugal pun dipastikan akan mengumumkan pengakuan Palestina di New York bertepatan dengan pembukaan Sidang Majelis Umum PBB.

Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Gaza mencatat 65.208 korban jiwa akibat serangan Israel di Jalur Gaza. Sebagian besar korban merupakan warga sipil, sementara Israel menyebut operasi itu sebagai balasan atas serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan 1.219 orang di Israel.
“Untuk menghidupkan kembali harapan perdamaian bagi rakyat Palestina dan Israel, serta solusi dua negara, Inggris secara resmi mengakui Negara Palestina,” ujar Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer dalam pernyataannya di X.

