Pelaku penembakan dilaporkan mengakhiri hidupnya setelah kejadian tersebut. Aparat menemukan senjata api, senjata tajam, serta amunisi di lokasi.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyampaikan duka dan solidaritas kepada para korban serta keluarga yang terdampak. Pemerintah juga menginstruksikan investigasi menyeluruh dan pemberian bantuan kepada korban, termasuk koordinasi dengan Kedutaan Besar Kanada.
Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand mengonfirmasi satu warga negaranya meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka. Sejumlah korban lain yang terluka berasal dari Kolombia dan Rusia.
Motif pelaku hingga kini belum diungkap oleh pihak berwenang.
Saksi mata menggambarkan situasi panik saat suara tembakan terdengar. Sejumlah wisatawan berlarian mencari perlindungan di tengah kondisi yang tidak terkendali. Evakuasi disebut berlangsung tanpa koordinasi yang jelas, sementara pengunjung masih terlihat memasuki area saat insiden berlangsung.
Teotihuacán merupakan situs warisan dunia UNESCO dan salah satu destinasi wisata paling populer di Meksiko, dikenal dengan kompleks piramida kuno seperti Piramida Matahari dan Piramida Bulan.
Peristiwa ini terjadi beberapa minggu sebelum pembukaan FIFA World Cup 2026 yang akan digelar di Mexico City. Pemerintah sebelumnya telah menyiapkan pengamanan besar-besaran untuk menyambut jutaan wisatawan internasional.
Insiden penembakan di lokasi wisata yang melibatkan turis tergolong jarang terjadi, meskipun Meksiko selama ini menghadapi tantangan keamanan terkait kekerasan bersenjata di sejumlah wilayah. (P-Gio R)