
Asisten Utama Bidang Operasi (Astamaops) Kapolri, Komjen Pol Mohammad Fadil Imran (Antara/YouTube Polri TV)PRIORITAS, 1/8/26 (Jakarta): Ya, pihak Mabes Polri memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Indonesia tetap kondusif. Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) Komjen Pol Fadil Imran menyampaikan pernyataan itu merespons pemasangan pagar tinggi di sejumlah mal dan pusat perbelanjaan yang viral di media sosial (Medsos). “Setiap hari kami jaga terus. Brimob siaga, Sabhara siaga. Jadi tidak ada (antisipasi khusus), biasa saja, semua kita siaga selalu,” tuturnya lagi
“Sampai hari ini, berdasarkan data daily operating reporting system, itu tidak ada hal yang menonjol, tidak ada,” kata Fadil di Jakarta, Sabtu (1/8/226).
Juga Fadil menilai pemasangan pagar oleh pemilik properti merupakan hal yang wajar. Karena itu, ia mengimbau masyarakat tidak terpancing narasi yang menyebut akan terjadi gangguan kamtibmas.
“Saya kira orang pagari rumahnya kan biasa. Jangan kemudian dibangun narasi seolah-olah kalau bangun pagar akan terjadi sesuatu. Saya kira tidak seperti itu tafsir dan terjemahannya,” ujarnya dikutip dari Antara.
Tidak ada (antisipasi khusus), biasa saja!
Kemudian memasuki Agustus, Fadil mengatakan kepolisian tidak melakukan antisipasi khusus karena seluruh personel selalu dalam kondisi siaga.
“Setiap hari kami jaga terus. Brimob siaga, Sabhara siaga. Jadi tidak ada (antisipasi khusus), biasa saja, semua kita siaga selalu,” tuturnya meyakinkan.
Pramono Anung meminta pengelola tidak berlebihan
Diketahui, sejumlah mal di Jakarta diketahui memasang pagar tinggi dalam beberapa hari terakhir. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jakarta Pramono Anung meminta pengelola tidak berlebihan dalam menyikapi situasi karena kondisi ibu kota tetap aman.
“Berkaitan dengan pemasangan pagar, saya juga mengamati. Mungkin bagian dari kekhawatiran, tetapi nanti pada saatnya pasti saya akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali,” kata Pramono, Jumat (31/7/26) kemarin.
Selanjutnya Pramono mengakui pemasangan pagar mengingatkannya pada unjuk rasa dan kerusuhan yang terjadi pada Agustus 2025. Namun, Pemprov Jakarta terus berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan instansi terkait untuk menjaga keamanan ibu kota.
“Mudah-mudahan Jakarta selalu aman, nyaman, dan membuat kegembiraan bagi siapa pun yang ada untuk menikmati Jakarta seperti hari ini kita semua menikmati Blok M,” ujarnya dikutip media.
Ajak masyarakat memeriksa kebenaran informasi
Sementara itu, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Media, Hasan Nasbi juga mengajak masyarakat memeriksa kebenaran informasi yang berpotensi memicu ketakutan di tengah isu mengenai gangguan keamanan tersebut.
“Kita jangan memperbesar berita-berita yang tidak baik. Berita-berita yang menebar ketakutan itu sebaiknya diklarifikasi juga. Nah teman-teman wartawan kan bisa cek sendiri. Bisa bikin cek fakta benar nggak fear monger yang sedang beredar itu,” kata Hasan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Karena itu, Hasan menilai masyarakat perlu tetap optimistis karena kondisi negara tetap baik dan pemerintah terus menjalankan berbagai program kerja pro rakyat.
Hasan Nasbi lalu mencontohkan pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan lebih dari 100 pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang berlangsung secara interaktif. Disebutnya, berbagai masukan dari pelaku usaha diterima dengan baik oleh Presiden Prabowo.
“Tanya-jawab dengan presiden, masukan-masukan mereka sangat konstruktif, diterima dengan baik oleh presiden. Dan enggak ada alasan buat kita enggak maju,” ujar Hasan Nasbi lagi. (P-*/se)