Pemprov Jakarta perketat kewaspadaan terhadap kasus superflu seiring peningkatan curah hujan

Zamir Ambia
Selasa, 20 Januari 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 20/1/26 (Jakarta): Pemprov Jakarta memperketat kewaspadaan terhadap kemungkinan merebaknya superflu atau influenza A (H3N2) serta demam berdarah seiring peningkatan curah hujan.


Gubernur Jakarta Pramono Anung menyatakan telah memerintahkan Dinas Kesehatan Jakarta melakukan pemantauan secara intensif terhadap dua isu kesehatan tersebut, mencakup potensi penyebaran superflu dan dinamika kasus demam berdarah.

“Saya sudah meminta kepada Dinas Kesehatan selalu memantau dua hal. Satu yang berkaitan dengan superflu, yang satu berkaitan dengan DB,” kata Pramono di kawasan Duta Merlin, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/26).

Berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan, sejak 1 Januari 2025 hingga 10 Januari 2026 teridentifikasi 74 kasus subclade K dari 204 spesimen influenza A (H3N2) yang diuji, dengan jumlah kasus terbanyak ditemukan di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.


Lonjakan kasus tercatat pada pekan ke-40 tahun 2025, kemudian mengalami penurunan sejak pekan ke-44. Kemenkes juga melaporkan tidak adanya temuan kasus H3N2 mulai pekan ke-52.

Di sisi lain, Pramono menegaskan sampai saat ini Jakarta belum mencatat adanya kasus superflu. Ia berharap situasi tersebut dapat dipertahankan agar penularan tidak terjadi di wilayah ibu kota.

Kerap terjadi setiap musim hujan

Di sisi lain, Pramono mengakui kasus demam berdarah cenderung mengalami peningkatan di sejumlah wilayah, terutama di Jakarta Barat dan Jakarta Utara, seiring dengan tingginya curah hujan. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan pola yang kerap terjadi setiap musim hujan.

Meski begitu, Pramono menekankan, penanganan demam berdarah di Jakarta telah berlangsung optimal. Ia menilai sistem layanan kesehatan milik Pemerintah Provinsi Jakarta cukup siap menghadapi kenaikan kasus, baik dari aspek pencegahan, penanganan medis, maupun mekanisme rujukan pasien.

“Apalagi fasilitas kita yang berkaitan dengan DB. Jadi, baik itu puskesmas pembantu, puskesmas rumah sakit, semuanya sudah ada untuk rujukannya,” ucap Pramono.

Dengan kesiapan yang ada, Pramono optimistis layanan kesehatan Jakarta mampu merespons kebutuhan masyarakat dalam menghadapi penyakit musiman. Pemerintah Provinsi Jakarta juga terus mengingatkan warga agar menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Selain itu, Pemprov Jakarta secara berkelanjutan mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kebersihan dan waspada terhadap penyakit musiman sebagai langkah bersama untuk menekan potensi penyebaran penyakit saat cuaca ekstrem. (P-*r/Zamir Ambia)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan