Pemanfaatan AI percepat digitalisasi sistem kerja dan presensi

Zamir Ambia
Selasa, 10 Februari 2026
NEWS Teknologi 0 383
2 menit membaca

PRIORITAS, 10/2/26 (Jakarta): Pemanfaatan platform digital yang didukung teknologi kecerdasan buatan (AI) dinilai mampu mempercepat proses transformasi digital dalam pengelolaan sistem kerja serta mekanisme presensi di lingkungan organisasi.

Sebuah aplikasi bernama Disiplinku yang didukung teknologi kecerdasan buatan (AI) diperkenalkan sebagai solusi digital untuk menyatukan sistem presensi, administrasi, serta analisis data kinerja kerja.

PT Technosoft Indo Prima sebagai pengembang aplikasi menegaskan, pemanfaatan teknologi berbasis data kini menjadi kebutuhan penting bagi organisasi seiring pesatnya laju transformasi digital.

“Data yang akurat dan sistem yang terintegrasi menjadi fondasi dalam membangun tata kelola kerja yang profesional dan efisien,” kata CEO Technosoft Indo Prima, Deden Rahmawan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (10/2/26).

Pengenalan wajah dengan pengelolaan dokumen

Deden menjelaskan, aplikasi Disiplinku menggabungkan sistem presensi berbasis pengenalan wajah dan lokasi dengan pengelolaan dokumen resmi, layanan pengajuan cuti, izin, dan lembur, serta pencatatan aktivitas kerja yang dilakukan secara digital.

Selain menjalankan fungsi administratif, sistem tersebut juga menggunakan analitik berbasis kecerdasan buatan untuk memantau tingkat kehadiran serta mengkaji pola kedisiplinan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan operasional.

Di sisi lain, pakar kecerdasan buatan Muhammad Zarlis menilai, penerapan AI dalam sistem kerja berpotensi memperkuat transparansi dan menjaga konsistensi proses di berbagai lapisan organisasi.

“Penerapan AI tidak hanya mendukung efisiensi, tetapi juga memperkuat akuntabilitas dari level operasional hingga manajerial,” imbuh Muhammad Zarlis. (P-*r/Zamir Ambia)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025