Menteri PU siapkan 1.000 huntara untuk warga rel Stasiun Pasar Senen

Khalied Malvino
Minggu, 29 Maret 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 29/3/26 (Jakarta): Warga pinggir rel Senen selama puluhan tahun hidup dengan atap seadanya. Kini pemerintah bergerak — 1.000 unit hunian sementara disiapkan untuk mereka.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengonfirmasi rencana itu. Dia berbicara di Rest Area KM379 A Tol Batang-Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (28/3/26).

“Kalau itu rencananya akan membuat hunian sementara, untuk sekitar 1.000 hunian. Itu kita sedang godok bersama antara Kementerian PU, Pak Menteri Sekretaris Negara, Pak Sekretaris Kabinet, dan yang punya lahan dari pihak kereta api,” ujar Dody.

Rencana ini muncul setelah Presiden Prabowo Subianto meninjau permukiman rel Senen pada Kamis (26/3/26). Saat itu warga melaporkan sudah berdiam puluhan tahun dengan kondisi hunian sangat terbatas.

Prabowo langsung memerintahkan sejumlah kementerian bertindak. Menteri PU Dody, Menteri Perumahan Maruarar Sirait, Perum Perumnas, dan PT KAI diminta membangun hunian sekaligus fasilitas MCK bagi warga.

Soal lahan, Dody menyebut Tanah Abang sebagai salah satu lokasi kemungkinan.

“Rencananya Tanah Abang, cuma nanti detailnya nanti ya, detail nanti Senin setelah saya ketemu Pak Direktur KAI, baru kita bisa menginformasikan lebih detilnya,” katanya.

Dody juga membuka opsi huntara dibangun secara vertikal. Cara itu bisa menekan kebutuhan lahan untuk 1.000 unit.

“Apakah yang dikasih itu cukup untuk 1.000 unit huntara, apa kita mesti memodifikasi hunian sementara harus ke atas, misalnya seperti yang kita kerjakan di IKN,” ujarnya.

Detail teknis dan kepastian lahan dijadwalkan dibahas Senin setelah Dody bertemu direksi PT KAI. (P-Khalied M)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025