Tonton Youtube BP

Mantan teroris Al-Qaeda akhirnya bisa masuk Amerika Serikat

Jeffry Wuisan
9 Nov 2025 23:45
4 minutes reading

PRIORITAS, 9/11/25 (QAMISHLI): Mantan teroris Al-Qaeda yang sempat diburu Amerika Serikat (AS), Ahmad al-Sharaa, akhirnya bisa masuk ke AS satu hari setelah Washington menghapusnya dari daftar hitam terorisme.

Kunjungan resmi bersejarah Al-Sharaa ke AS ini,  setelah ia menjadi Presiden Suriah, lapor media pemerintah Suriah.

Informasi yang diperoleh Beritaprioritas.com, hari Minggu malam (9/11/25), Al-Sharaa terbang langsung dari Suriah dengan pesawat khusus, untuk bertemu dengan Presiden AS, Donald J Trump.

Kunjungan Al-Sharaa menandai kunjungan pertama seorang presiden Suriah ke Washington sejak negara itu merdeka pada tahun 1946.

Al-Sharaa, yang pasukannya menggulingkan penguasa lama Bashar al-Assad pada Desember 2024, dijadwalkan bertemu Trump di Gedung Putih hari Senin ini.

Sebelumnya Al-Sharaa pernah berjabat tangan dengan Trump pada bulan Mei di Riyadh dalam kunjungan regional Trump.

Utusan Khusus AS untuk Suriah, Tom Barrack, mengatakan al-Sharaa diperkirakan akan menandatangani perjanjian bergabung dengan Koalisi Global, untuk mengalahkan Negara Islam (ISIS) yang dipimpin AS.

Sumber-sumber diplomatik mengatakan AS juga berencana mendirikan pangkalan koordinasi militer di dekat Damaskus, untuk mengawasi operasi kemanusiaan dan memantau perkembangan regional.

Presiden Transisi Suriah, Ahmad al-Sharaa.(npasyria)

 

Status teroris dihapus

Media Suriah, North Press Agency Syria, mengatakan Al-Sharaa bisa memasuki Amerika Serikat setelah AS menghapus namanya dari daftar hitam teroris pada 9 November 2025.

Departemen Luar Negeri AS membenarkan pencabutan (penghapusan) nama al-Sharaa daftar hitam teroris.

Juru bicara Departemen Luar Negeri, Tommy Pigott, mengatakan pemerintah Sharaa telah memenuhi tuntutan AS, termasuk berupaya menemukan warga Amerika yang hilang dan memusnahkan senjata kimia yang tersisa.

“Tindakan ini diambil sebagai pengakuan atas kemajuan yang ditunjukkan oleh kepemimpinan Suriah setelah lengsernya Bashar al-Assad dan lebih dari 50 tahun penindasan di bawah rezim Assad,” jelas Pigott.

Pencabutan daftar hitam tersebut akan mendorong keamanan dan stabilitas regional serta proses politik, yang inklusif, dipimpin dan dimiliki Suriah.

Kementerian Dalam Negeri Suriah mengumumkan mereka telah melakukan 61 penggerebekan dan melakukan 71 penangkapan dalam kampanye proaktif untuk menetralisir ancaman ISIS.

Serangan militer Suriah itu menyasar lokasi tempat sel-sel tidur ISIS berada, termasuk Aleppo, Idlib, Hama, Homs, Deir ez-Zor, Raqqa dan Damaskus.

Mantan pemimpin teror

Sebelum menjadi presiden Suriah, Al-Sharaa dikenal sebagai Abu Muhammad al-Julani, mantan jihadis dan pemimpin organisasi teror Front Al-Nusra, sebuah cabang Al-Qaeda di Suriah.

Al-Sharaa ketika masih menjadi pemimpin militan tahun 2017 (kiri) Sedangkan tahun 2025 tampil elegan sebagai presiden Suriah.(@joeberlin53)

 

Al-Qaeda masuk daftar teroris global, yang para pemimpinnya puluhan tahun diburu Amerika Serikat dan sejumlah negara barat.

Osama bin Laden, pemimpin Al-Qaeda, yang dikenal dalang serangan teror 11 September 2001 ke WTC dan sejumlah tempat di AS, akhirnya tewas dibunuh militer AS di Abbottabad, Pakistan, 2 Mei 2011.

Al-Sharaa kemudian diketahui sebagai pemimpin organisasi Hayat Tahrir al-Sham (HTS), yang juga pernah berafiliasi dengan Al-Qaeda.

Ia kemudian meninggalkan organisasi tersebut setelah berhasil menggulingkan presiden Bashar al-Assad.  Al-Sharaa kemudian menjadi presiden Suriah pada 29 Januari 2025.

Sejak berkuasa, ia dan para pemimpin baru Suriah telah berupaya melepaskan diri dari masa lalu mereka,  yang penuh kekerasan.

Al-Sharaa telah mengubah lanskap politik Suriah menampilkan citra moderat, yang lebih dapat ditoleransi rakyat Suriah biasa dan kekuatan asing.

Sharaa diperkirakan akan mencari dana untuk Suriah, yang menghadapi tantangan besar dalam membangun kembali setelah 13 tahun perang saudara yang brutal.

Bank Dunia baru-baru ini memperkirakan biaya rekonstruksi Suriah mencapai $216 miliar.

Main basket

Setelah kedatangannya di Amerika Serikat, Sharaa membagikan video di media sosial yang memperlihatkan dirinya sedang bermain basket, olahraga yang populer di Amerika Serikat.

Presiden Suriah Ahmed Al Sharaa bermain basket bersama para perwira tinggi Centcom AS.(x.com)

Ia terlihat bermain dengan komandan CENTCOM Brad Cooper dan Kevin Lambert, kepala operasi anti-ISIS internasional di Irak.

Perjalanan Sharaa ke Washington ini dilakukan setelah kunjungan bersejarahnya ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)  pada bulan September 2025 lalu.

Ia menjadi presiden Suriah pertama dalam beberapa dekade, yang berpidato di hadapan Majelis Umum PBB di New York.

Pada hari Kamis, Washington memimpin pemungutan suara Dewan Keamanan untuk mencabut sanksi PBB terhadapnya.

Kunjungan ke Gedung Putih merupakan bukti lebih lanjut atas komitmen AS terhadap Suriah yang baru.

Ini juga menjadi momen sangat simbolis bagi pemimpin Suriah, yang dengan demikian menandai langkah selanjutnya dalam transformasinya dari pemimpin militan atau teroris menjadi negarawan global.(P-Jeffry W)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Video Viral

Terdaftar di Dewan Pers

x
x