Ia menyampaikan, sejumlah kawasan yang mengalami lonjakan arus kendaraan antara lain Puncak, Lembang, Ciwidey, hingga Pantai Pangandaran.
“Kepadatan di lokasi tersebut telah diantisipasi dengan peningkatan pengamanan sejak awal libur Lebaran,” imbuhnya, dikutip dari Antara.
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, Kombes Pol Reydian Kokrosono, menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi potensi kemacetan.
Ia menjelaskan, selain menempatkan personel di titik-titik rawan, kepolisian juga mengerahkan tim pengurai kemacetan yang bersifat mobile serta memanfaatkan teknologi drone guna memantau kondisi lalu lintas secara real time.
One way di kawasan Puncak
Di samping itu, rekayasa arus lalu lintas turut diterapkan sebelum pemberlakuan sistem satu arah (one way), terutama di kawasan Puncak.
“Strategi ini efektif untuk mengatur volume kendaraan dari dua arah secara bergantian sehingga dapat mengurangi kepadatan,” tuturnya.
Menjelang arus balik, Polda Jabar juga mengintensifkan penyebaran informasi melalui media sosial serta layanan hotline mudik yang telah diakses sekitar 11.000 pengguna.
“Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi kondisi lalu lintas, akses CCTV, lokasi pos pelayanan, hingga berkomunikasi langsung dengan petugas,” katanya. (P-Zamir)