PRIORITAS, 6/1]/26 (Jakarta): Api dengan cepat melahap bagian lahan di ujung 'runway' 18 Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (6/10/26). Akibat kebakaran itu, menimbulkan asap tebal dan berdampak pada tertundanya operasional Β penerbangan.
Media setempat juga melaporkan, sedikitnya tiga penerbangan terdampak akibat terbajarnya lahan tersebut.
Penerbangan ke Surabaya dan Ternate tertunda
Terkait itu, GM Angkasa Pura Indonesian Bandara Samrat Manado, Radityo Ari Purwoko mengatakan, dua penerbangan ke Surabaya dan Ternate tertunda.
"Satu Lion Air tujuan Surabaya dan Wings Air tujuan Ternate yang seharusnya berangkat jam satu, ditunda," ujar Radityo, dikutip Tribunmanado.co.id, siang ini.
Disebutkan pula, asap tebal mengakibatkan terbatasnya jarak pandang di area runway.
Di samping itu, informasi dari penumpang di terminal keberangkatan, satu penerbangan lain, yakni Garuda Manado-Jakarta yang dijadwalkan take off pukul 14.45 juga dinyatakan delay.
"Saat ini kami masih menunggu informasi selanjutnya. Terpaksa delay," kata Peter, seorang penumpang yang akan ke Surabaya.
Sementara itu, satu penerbangan dari Jakarta mengalihkan arah masuk pendaratan.
Adapun pesawat Garuda Indonesia dari Jakarta tersebut dialihkan mendarat dari runway 36 (sisi utara). Awalnya, arah mendarat dari runway 18 yang lahan sekitarnya kebakaran.
Di layar informasi penerbangan di boarding lounge Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, tercatat tiga penerbangan mengalami penundaan keberangkatan akibat kebakaran lahan di ujung runway 18, Selasa (6/10/26) siang itu. (P-*/se)








