
Paket yang diduga berisi bom yang ditemukan di kargo bandara Sam Ratulangi Manado, ternyata alat kalibrasi.(Courtesy: otban VIII)PRIORITAS, 5/5/26(Manado): Paket diduga bom di bandara Sam Ratulangi Manado sempat gegerkan pengunjung dan penumpang, Selasa (5/5/2026) sore. Namun tim Gegana memastikan isi paket bukan bahan peledak, melainkan alat kalibrasi.

Paket tersebut terdeteksi melalui mesin X-ray sekitar pukul 16.35 WITA dan langsung memicu prosedur pengamanan ketat di area bandara. Paket diduga bom di Bandara Sam Ratulangi Manado sempat geger. Tim Gegana memastikan isi paket bukan bahan peledak, melainkan alat kalibrasi.”
Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak bandara segera berkoordinasi dengan aparat keamanan, termasuk Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Sulawesi Utara.
Paket kemudian diamankan dan dilakukan penanganan sesuai standar, termasuk proses sterilisasi hingga peledakan terukur di lokasi aman. Langkah cepat ini dilakukan untuk memastikan tidak ada risiko terhadap keselamatan penumpang dan aktivitas bandara.

Suasana bandara Sam Ratulangi Manado saat geger paket diduga bom.(Isitimewa)
Baca juga: Wapres kecam keras kekerasan seksual 50 santriwati di Pati, minta pelaku dihukum tegas

Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, paket mencurigakan tersebut dipastikan bukan bahan peledak. Hasil identifikasi menunjukkan isi paket merupakan rangkaian alat kalibrasi perkapalan, yang secara bentuk menyerupai komponen berbahaya sehingga memicu kecurigaan awal.
General manager bandara Sam Ratulangi, Radityo Ari Purwoko, memastikan situasi telah terkendali. “Setelah dilakukan pemeriksaan, didapati bahwa barang tersebut adalah rangkaian rakitan alat kalibrasi perkapalan. Kondisi terminal kargo telah dinyatakan aman dan kembali beroperasi secara normal,” ujar Purwoko sebagaimana dilansir dari rri.co.id.
Setelah insiden tersebut, aktivitas di terminal kargo kembali berjalan normal tanpa gangguan. Pihak bandara menegaskan bahwa keamanan dan keselamatan pengguna jasa tetap menjadi prioritas utama dalam setiap situasi darurat.
Sebelumnya, temuan paket ini sempat memicu kepanikan dan kekhawatiran, termasuk dugaan awal adanya bahan peledak. Namun berkat respons cepat dan koordinasi lintas instansi, situasi berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan dampak lebih luas.(P-sm)

