PRIORITAS, 11/3/26 (Jakarta): Libur Lebaran 2026 bukan hanya soal arus mudik. Sebagian warga memilih bertahan di Jakarta dan mengunjungi tempat wisata. Pemprov DKI Jakarta pun menyiagakan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) di dua front sekaligus — lokasi wisata dan terminal bus.
“Tidak semua orang mudik, ada yang (juga mengunjungi) tempat-tempat wisata. Petugas disiagakan untuk pengamanan saat mudik dan berada di Jakarta,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Perhubungan (Pusdatinhub) Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta ,Listiyaning Handayani dalam siniar bertajuk ‘Mudik Aman Menuju Kemenangan’ di Jakarta, Rabu (11/3/26).
Pengawasan tak hanya mengandalkan tenaga manusia. CCTV dioptimalkan di seluruh terminal untuk memantau pergerakan pemudik sekaligus kinerja petugas di lapangan.
“Kami tempatkan petugas di titik-titik rawan kemacetan. Kami siapkan juga di terminal-terminal juga, di situ juga ada CCTV juga untuk memantau pemudik maupun memantau petugas kami di lapangan,” kata Listiyaning.
Koordinasi juga dijalin bersama TNI. Posko mudik didirikan di sejumlah ruas jalan strategis Jakarta untuk memperlancar arus kendaraan.
Tingginya animo warga memaksa Pemprov DKI menambah kapasitas program Mudik Gratis 2026. Kuota peserta naik dari 26.440 menjadi 30.774 orang. Armada bus ikut bertambah dari 661 menjadi 709 unit.
Keberangkatan dijadwalkan pada 17 Maret dari kawasan Monumen Nasional. Sebanyak 20 kota di Jawa dan Sumatera menjadi tujuan para peserta.
Program ini bukan satu-satunya pilihan warga. Kementerian Perhubungan dan sejumlah pihak swasta juga membuka program serupa. Namun satu orang hanya boleh memilih satu program.
“Sistem kami terintegrasi dengan sistemnya dari Kementerian Perhubungan. Jadi sudah dipilah kalau misalnya kita sudah satu pilihan maka tidak bisa memilih kedua-duanya,” tandasnya. (P-Khalied M)