Gubernur Akmil Mayjen Rano Tilaar akan bekali 1.000-an Mahasiswa Unsrat, kupas geopolitik dunia

Sem Muhaling
Selasa, 9 Juni 2026
Kampus POLKAM 0 257
4 menit membaca

PRIORITAS, 9/6/26 (Manado): Salah satu putra terbaik Sulawesi Utara, Gubernur Akademi Militer (Akmil) Mayjen TNI Rano Tilaar, dijadwalkan memberikan kuliah umum kepada ribuan mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado di Auditorium Prof. Soemitro Djojohadikusumo, Kamis (11/6/2026).

Kuliah umum tersebut mengusung tema “Dinamika Pembinaan Generasi Muda Indonesia di Tengah Pesatnya Perkembangan Geopolitik Dunia”, yang dinilai sangat relevan dengan berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda pada era globalisasi saat ini.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Universitas Sam Ratulangi di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Dr. Oktovian Berty Alexander Sompie dengan Majelis Keluarga Besar Permesta (MKBP) yang dipimpin Ketua Umum Philip P. Pantouw dan Wakil Ketua Recky Langie.


Mayjen Rano Tilaar ajak mahasiswa pahami tantangan global

Ketua Umum MKBP, Philip P. Pantouw, mengatakan tema yang akan dibawakan Mayjen TNI Rano Tilaar memiliki nilai strategis karena berkaitan langsung dengan perubahan geopolitik dunia yang berlangsung sangat cepat dan memengaruhi berbagai sektor kehidupan.

Menurutnya, perkembangan geopolitik global saat ini tidak hanya berdampak pada hubungan antarnegara, tetapi juga berpengaruh terhadap dunia pendidikan, ekonomi, teknologi, hingga ketahanan nasional.

“Judul dan tema kuliah umum Mayjen Rano Tilaar tersebut sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. Terutama dalam menghadapi perubahan geopolitik global yang berlangsung begitu cepat dan berdampak pada berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan, ekonomi, teknologi, serta ketahanan nasional,” ujar Philip Pantouw seperti dilansir dari minahasaraya.com.

Philip yang didampingi Sekretaris MKBP Dr. Elisa Regar serta pengurus MKBP lainnya, Dolfi Kotambunan, menjelaskan bahwa melalui kuliah umum tersebut mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai posisi dan peran generasi muda dalam menghadapi perubahan dunia yang semakin dinamis.

“Melalui kuliah umum ini, para mahasiswa diharapkan memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai peran generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa, memperkuat karakter kebangsaan, serta mempersiapkan diri untuk menghadapi dinamika global yang semakin kompleks,” katanya.

Berawal dari permohonan resmi Unsrat

Sementara itu, Rektor Unsrat Prof. Dr. Oktovian Berty Alexander Sompie mengungkapkan bahwa kehadiran Gubernur Akademi Militer Mayjen TNI Rano Tilaar di kampus Unsrat merupakan tindak lanjut dari permohonan resmi yang diajukan pihak universitas kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) dengan tembusan kepada Gubernur Akademi Militer.

Menurut Prof. Berty Sompie, kuliah umum tersebut akan dilaksanakan mulai pukul 13.00 WITA hingga selesai di Auditorium Prof. Soemitro Djojohadikusumo Unsrat.

“Kedatangan Mayjen TNI Rano Tilaar ini merupakan tindak lanjut dari permohonan Unsrat kepada Kasad dan Gubernur Akmil untuk memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Unsrat,” ungkapnya.

Diperkirakan dihadiri ribuan mahasiswa

Prof. Berty Sompie yang didampingi Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr. Victor Lengkong serta Dekan Fakultas Ilmu Budaya Prof. Golda Juliet Tulung menilai kehadiran Mayjen TNI Rano Tilaar akan mendapat sambutan besar dari kalangan mahasiswa.

Sebagai salah satu putra daerah yang berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional dan kini memimpin Akademi Militer, sosok Mayjen Rano Tilaar dinilai memiliki pengalaman dan wawasan yang sangat berharga untuk dibagikan kepada generasi muda.

Karena itu, pihak universitas memperkirakan kuliah umum tersebut akan dihadiri ribuan mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Unsrat.

“Kehadiran Mayjen TNI Rano Tilaar sebagai salah satu putra terbaik dan kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara sangat menarik dan penting bagi mahasiswa Unsrat. Karena itu kami memperkirakan kegiatan ini akan mendapat perhatian besar dari mahasiswa berbagai fakultas,” ujar Prof. Berty.


Perkuat sinergi akademisi, organisasi kemasyarakatan dan institusi pertahanan

Lebih jauh, Rektor Unsrat menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana transfer pengetahuan, tetapi juga momentum penting untuk mempererat sinergi antara dunia akademik, organisasi kemasyarakatan, dan institusi pertahanan negara.

Kolaborasi tersebut dinilai sangat penting dalam upaya membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berkarakter, memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, serta mampu bersaing di tingkat global.

“Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara dunia akademik, organisasi kemasyarakatan, dan institusi pertahanan dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing di tingkat global,” tambah Prof. Berty Sompie.

Kuliah umum ini diharapkan menjadi ruang inspiratif bagi mahasiswa untuk memahami tantangan dunia yang terus berubah, sekaligus memperkuat komitmen generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia di masa depan.(P-*r/sm)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan