Tonton Youtube BP

Konsumsi daging picu risiko kanker payudara, mitos atau fakta?

Khalied Malvino
9 Nov 2025 19:09
3 minutes reading

PRIORITAS, 9/11/25 (Jakarta): Banyak perempuan percaya terlalu sering makan daging merah atau olahan seperti sosis bisa memicu kanker payudara. Padahal, hubungan antara konsumsi daging dan kanker payudara tidak sesederhana itu.

Menurut General Practitioner Breast Cancer Care Alliance MRCCC Siloam, dr. Rosary, konsumsi daging bukan penyebab langsung kanker payudara, melainkan berhubungan dengan risiko lain seperti obesitas dan gangguan hormon.

“Mungkin kalau daging itu kaitannya dengan obesitas. Jadi apakah itu akan langsung berpengaruh ke terjadinya suatu kanker, itu tidak berhubungan langsung,” ujar dr. Rosary dalam Health Talk Langkah Nyata Lawan Kanker Payudara: Dari Edukasi ke Aksi yang digelar Siloam Hospitals secara daring, Kamis (6/11/25).

Kaitan antara daging dan kanker lebih pada efek terhadap berat badan. Daging berlemak tinggi yang dikonsumsi berlebihan bisa memicu obesitas, yang menjadi salah satu pemicu utama kanker payudara pada perempuan.

“Namun, bukan cuma konsumsi daging, tapi obesitas. Balik lagi ke obesitas, karena enam puluh persen kanker payudara pada perempuan itu berhubungan erat dengan hormonal estrogen dan progesteron,” kata dr. Rosary.

Kelebihan berat badan menyebabkan lemak tubuh meningkat. Lemak ini memicu produksi hormon estrogen berlebih, yang berperan penting dalam pertumbuhan sel payudara.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Video Viral

Terdaftar di Dewan Pers

x
x