Konflik AS–Iran berujung penghentian 41 penerbangan dari Timur Tengah ke Bandara Soetta

Zamir Ambia
Senin, 2 Maret 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 2/3/26 (Jakarta): Konflik Amerika Serikat dan Iran memicu gangguan penerbangan internasional di Bandara Soekarno-Hatta. Pada hari Senin (2/3/26), sejumlah rute dari dan menuju kawasan Timur Tengah terdampak eskalasi konflik, sementara operasional penerbangan domestik tetap berjalan normal.

Aktivitas penerbangan domestik di Soetta tetap lancar, sedangkan rute internasional non-Timur Tengah juga tidak terganggu.

Hingga pukul 07.00 WIB pada hari itu, tercatat 14 penerbangan rute Timur Tengah dibatalkan.

Rincian pembatalan mencakup rute dari dan menuju Abu Dhabi, Doha, Dubai, dan Jeddah dengan maskapai seperti Etihad, Qatar Airways, Emirates dan Saudia Airlines.

Sejak konflik memanas pada Sabtu (28/2/26) lalu, jumlah keseluruhan pembatalan mencapai 41 penerbangan Timur Tengah — Soetta.

“Secara kumulatif, sejak 28 Februari 2026 hingga hari ketiga ini, total 41 penerbangan rute Timur Tengah dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta telah dibatalkan,” ujar Pgs. Asst. Deputy Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Aziz Fahmi Harahap, demikian informasi yang diterima dari Liputan6.

Manajemen Soekarno-Hatta melakukan service recovery bagi penumpang terdampak, termasuk penyediaan makanan ringan dan bantuan informasi penerbangan.

Menjamin proses refund

Bandara juga memperkuat koordinasi melalui Airport Operation Control Center untuk menjamin proses refund atau penjadwalan ulang sesuai aturan maskapai.

Pihak bandara mengimbau calon penumpang untuk secara aktif mengecek status penerbangan lewat kanal resmi maskapai sebelum berangkat ke bandara.

Pembatalan ini dipicu oleh penutupan wilayah udara di beberapa negara Timur Tengah sebagai bagian dari dampak geopolitik konflik yang melibatkan AS, Israel dan Iran. (P-Zamir)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025