Kandidat Ketua DPD PG Sulut, Christian Pua bersama Gubernur Sulut Yulius Selvanus. (Ist.)PRIORITAS, 23/12/25 (Jakarta): Terjadinya penundaan Musyawarah Daerah Partai Golkar Sulawwesi Utara (Musda PG Sulut) 2025 yang semula dijadwalkan pada 7 Desember lalu, muncul isu bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PG akan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah PG Sulut sampai Musda dilaksanakan.
Hal itu diungkapkan salah satu kandidat Ketua DPD PG Sulut, Christian Pua, di Jakarta Senin (22/12/25) malam. Kendati demikian, kader Golkar yang juga seorang pengusaha itu belum bersedia menyebutkan nama Plt yang dimaksud.
“Itu wewenang DPP, yang pasti saya siap maju memimpin DPD Golkar Sulut,” ucap Christian yang akrab dipanggil Eto. Ia mengaku akan membuat Partai Golkar kembali berkibar di Bumi Nyiur Melambai Sulawesi Utara.
Dengan ditundanya pelaksanaan Musda, Ketua DPD PG Sulut masih dijabat Christiany Eugenia Paruntu (CEP) yang lebih dikenal dengan nama Tetty Paruntu.
Dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Golkar yang dilakukan pada Sabtu (20/12/25) di kantor DPP PG Slipi Jakarta, ditengarai DPP akan mengumumkan Plt Ketua DPD Sulut. Namun hal itu tidak terjadi.
Dari sebuah sumber di kalangan kader PG, diperoleh informasi bahwa wacana Plt Ketua DPD PG Sulut, dimaksudkan untuk memutus mata-rantai kepemimpinan CEP yang saat ini juga merupakan anggota DPR RI. “Dengan adanya Plt, pemilihan Ketua DPD akan lebih fair dan tidak sarat kepentingan,” katanya Senin (22/12/25).
Seperti diberitakan sebelumnya, Musda DPD PG Sulut sudah dijadwalkan pada 6-7 Desember 2025 lalu, namun ditunda. Belum ada keterangan kapan Musda tersebut akan digelar. Dalam pernyataan-pernyataan sebelumnya, diketahui batas waktu penyelenggaraan Musda DPD PG Sulut adalah 31 Desember 2025.
Selain Christian Pua, kandidat Ketua DPD PG Sulut lainnya adalah Tonny Lasut yang saat ini menjabat Ketua DPD II Minahasa Tenggara , Sulawesi Utara. (P-ht)