
Poster laga tinju Georgia Yunovidov (kiri) melawan Vartan Arutyunyan (kanan) dalam laman World Boxing Association (WBA), Rabu (11/2/2026). Laman resmi WBAPRIORITAS, 11/2/26 (Rusia): Dua petinju asal Rusia yakni juara dunia interim kelas bridger (101, 6 kg) Georgiy Yunovidov akan menghadapi Vartan Arutyunyan pada laga utama yang dijadwalkan berlangsung 14 Februari mendatang di Rusia.

Kelas bridger adalah kelas baru yang dibuat oleh badan tinju dunia versi WBA antara kelas penjelajah (86,2kg-90,7kg) dan kelas berat (tanpa batas bobot). “Pemenang laga itu akan membuka peluang besar untuk maju ke pertarungan merebut gelar reguler kelas bridger WBA yang saat ini dipegang oleh petinju lain dari Rusia, Muslim Gadzhimagomedov,” demikian laporan WBA dalam laman resminya, Rabu (11/2/26).
Pertarungan berisiko tinggi ini akan digelar di Chelyabinsk, sebuah kota besar di Rusia yang terletak dekat perbatasan Kazakhstan.
benturan gaya bertarung
Duel itu diprediksi akan menjadi benturan gaya bertarung yang menarik antara dua petinju asal Rusia yang saling mengejar momentum di divisi bridger dunia tinju profesional. Yunovidov masuk ke dalam pertarungan ini sebagai juara interim yang ingin mempertahankan sabuknya.

Petinju berusia 33 tahun ini memiliki rekor profesional 11 kemenangan dan satu kekalahan, dengan 7 kemenangan di antaranya melalui KO/TKO, menunjukkan kombinasi teknik dan kekuatan yang kuat di ring. Dikenal dengan gaya bertarung yang teknis, sabar, dan terukur, Yunovidov telah menunjukkan daya tahan fisik dan kecerdasan taktikal di setiap pertarungan. Gelar interim yang dimilikinya di raih setelah kemenangan spektakuler atas Evgeny Romanov, ketika dia merebut sabuk tersebut melalui kemenangan TKO pada 2025.
Di sudut lainnya akan berdiri Vartan Arutyunyan, petinju yang belum terkalahkan. Arutyunyan, yang berusia 26 tahun, memegang rekor profesional dengan 11 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk tujuh KO/TKO, yang menunjukkan ancaman besar lewat kekuatan dan agresivitas pukulannya.
Berbeda dengan pendekatan Yunovidov, Arutyunyan dikenal dengan gaya bertarung yang eksplosif dan agresif sejak bel pertama dibunyikan, berusaha mengambil kendali laga dan mendominasi lawan dengan tekanan konstan seperti dikutip Antara. Gaya itu membuatnya jadi penantang berbahaya yang siap mengguncang ring dan mencuri perhatian publik tinju. (P-wr)

